Sorot
{{caption}}
Bos Kresna Life Michael Steven Diekstradisi dari Maroko

{{caption}}
Viral BMW Listrik Dirusak Massa di Jakarta Barat, Ini Faktanya

{{caption}}
Aliansi Masyarakat Jakarta Gelar Aksi di Patung Kuda, Dukung MBG Dilanjutkan

{{caption}}
Klarifikasi Lengkap Korem soal Ajudan Danrem Lari Tanpa Nomor Dada

{{caption}}
Pernyataan Lengkap Korem 072/Pamungkas soal Ajudan Danrem Lari Tanpa Nomor Dada

{{caption}}
Korem 072/Pamungkas: Nomor Dada Ajudan Danrem Terjatuh saat Jogja Marathon

Topik Terkait
{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Sentuh Rp18.200 per Dolar AS Pagi Ini

Nilai tukar rupiah mencapai Rp 18.200 per dolar AS pada Selasa pagi. Para analis memprediksi bahwa pelemahan ini akan berlanjut hingga mencapai Rp 19.000.

{{caption}}
Pengamat Prediksi Nilai Tukar Rupiah Bisa Tembus Rp19.000 per USD Akhir Juni 2026

Menurut Ibrahim, tekanan terhadap rupiah saat ini berasal dari kombinasi faktor eksternal dan domestik yang membuat investor semakin berhati-hati.

{{caption}}
Rupiah Tembus Rp18.066 per Dolar AS pada Jumat Pagi

Perkiraan menunjukkan bahwa nilai tukar rupiah akan berada dalam rentang 18.050 hingga 18.120 terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari Jumat, 5 Juni 2026.

{{caption}}
Kurs Rupiah Makin Loyo, Kini Nyaris Menyentuh Level Rp18.000 per USD

Pelemahan rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan internal yang meningkatkan permintaan dolar AS di pasar.

{{caption}}
Rupiah Kian Melemah, Level Rp18.000 per Dolar AS di Depan Mata

Tekanan eksternal akibat memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah dan Eropa Timur disebut menjadi pemicu utama pelemahan mata uang Rupiah.

{{caption}}
Rupiah Tertekan hingga Rp17.870, Ekonom Nilai BI Kewalahan Stabilkan Rupiah

Pada perdagangan hari ini, rupiah disebut telah melemah sekitar 70 poin ke level Rp17.870 per dolar Amerika Serikat (AS).

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah, Sentuh Level Rp17.796 per USD

Pelemahan rupiah terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian global, terutama akibat perkembangan terbaru konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

{{caption}}
Kurs Rupiah Merosot ke Level Rp17.794 per USD, Pengamat Ungkap Biang Keroknya

Pelemahan ini dipicu kombinasi sentimen eksternal yang memburuk, mulai dari meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah hingga lonjakan harga minyak.

{{caption}}
Rupiah Ditutup Kamis 21 Mei 2026 Lesu ke Rp17.667 per Dolar AS

Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan tekanan terhadap rupiah masih dipengaruhi kombinasi sentimen global.

{{caption}}
Rupiah Merosot ke Rp17.750 per Dolar AS, Sentimen Timur Tengah Masih Menekan Pasar

Tekanan terhadap rupiah masih dipengaruhi sentimen global, terutama perkembangan geopolitik di Timur Tengah dan arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, 15 Mei 2026 Sentuh 17.600 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mencapai angka 17.600 pada pagi hari Jumat, 15 Mei 2026.

{{caption}}
Dolar AS Masih Perkasa, Rupiah Berpotensi Tertekan pada Perdagangan Senin

Adapun rupiah pada perdagangan Jumat sore (8/5) ditutup melemah 49 poin ke level Rp 17.382 per dolar AS, dari sebelumnya Rp 17.359 per dolar AS.

{{caption}}
Pelemahan Rupiah Dorong Wisata Bantul, Dinpar Lihat Peluang Gaet Wisman

Dinas Pariwisata Bantul melihat pelemahan rupiah sebagai kesempatan emas untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, menjadikan biaya berwisata di Indonesia lebih efisien dan menarik.

{{caption}}
Hasto Soroti Pelemahan Rupiah dan Korupsi, Ingatkan Semangat Trisakti Bung Karno

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyoroti pelemahan rupiah dan korupsi saat peringatan hari lahir Bung Karno, menegaskan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik dan relevansi Trisakti.

{{caption}}
⁠⁠Lindungi Pengrajin Tahu Tempe hingga Ibu Rumah Tangga, Pemerintah Jaga Stabilitas Rupiah

Stabilitas rupiah sangat penting untuk menjaga harga kebutuhan pokok tetap terkendali.

{{caption}}
Rupiah Melemah, Pariwisata Indonesia Berpotensi Terdongkrak

Pelemahan rupiah hingga Rp18.000 per dolar AS dinilai dapat meningkatkan daya tarik Indonesia bagi wisatawan asing dan mendorong sektor pariwisata.

{{caption}}
Rupiah Nyaris Rp18.000 per Dolar AS, Ini Faktor yang Dicermati Pasar

Pelaku pasar kini mencermati berbagai sentimen global yang berpotensi menentukan arah pergerakan mata uang rupiah dalam beberapa hari ke depan.

{{caption}}
Emiten Ini Raup Untung dari Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Investor Relation GOLF, Ravenal Arvense menjelaskan bahwa depresiasi rupiah tidak selalu menjadi sentimen negatif bagi perusahaan.

{{caption}}
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Q1 2026 Lampaui G20 dan ASEAN, Inflasi Terkendali

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Q1 2026 mencapai 5,61%, melampaui rata-rata G20 dan ASEAN, menunjukkan stabilitas makroekonomi dan inflasi terkendali di tengah ketidakpastian global.

{{caption}}
Neraca Perdagangan Sulsel Surplus Rp918 Miliar per Mei 2026, Mate Nikel Jadi Penopang Utama

Kabar baik! Neraca Perdagangan Sulsel mencatat surplus signifikan Rp918 miliar per Mei 2026, didorong oleh ekspor mate nikel. Simak detail capaiannya!

{{caption}}
Dampak SRBI Terhadap Likuiditas Bank: Ekonom Ingatkan BI Jaga Keseimbangan

Kepala Ekonom PermataBank Josua Pardede menyoroti potensi SRBI menyedot likuiditas bank. Ia mengingatkan BI untuk memastikan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia tidak memicu kenaikan bunga simpanan berlebihan.

{{caption}}
Ekonom: Penilaian MSCI Dorong Reformasi Pasar Modal Indonesia Berkelanjutan

Penilaian MSCI terhadap pasar modal Indonesia dianggap sebagai dorongan untuk melanjutkan reformasi, bukan sinyal penurunan daya tarik fundamental. Ekonom menyoroti kekuatan ekonomi domestik dan perlunya perbaikan berkelanjutan untuk menjaga kepercayaan i

{{caption}}
Ulasan MSCI Indonesia 2026: Indef Tegaskan Pasar RI Tetap Relevan Bagi Investor Global

Ekonom Indef, Abra Talattov, menegaskan ulasan MSCI Indonesia 2026 mempertegas posisi pasar modal Indonesia yang tetap relevan dan menarik bagi investor global, didukung fundamental ekonomi kuat.

{{caption}}
Asosiasi Logistik Dukung Penguatan Tata Kelola Impor Lewat Permendag 18/2026

Asosiasi pelaku usaha logistik menyambut baik Permendag 18/2026 yang bertujuan memperkuat tata kelola impor, namun menekankan pentingnya menjaga keseimbangan untuk kelancaran rantai pasok nasional.