DJBC Sulbagsel
-
News •Fasilitas Bea Cukai Sulsel Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Serap Ribuan Tenaga KerjaFasilitas kepabeanan dan cukai DJBC Sulbagsel berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Sulsel, menyerap ribuan tenaga kerja, dan meningkatkan investasi hingga Mei 2026.
-
Ekonomi •Neraca Perdagangan Sulsel Surplus Rp918 Miliar per Mei 2026, Mate Nikel Jadi Penopang UtamaKabar baik! Neraca Perdagangan Sulsel mencatat surplus signifikan Rp918 miliar per Mei 2026, didorong oleh ekspor mate nikel. Simak detail capaiannya!
-
News •DJBC Sulbagsel Gencarkan Sosialisasi Bea Cukai Haji: Aturan Barang Bawaan dan Registrasi IMEIKantor Wilayah DJBC Sulbagsel intensifkan sosialisasi Bea Cukai Haji terkait barang bawaan dan registrasi IMEI kepada biro perjalanan haji dan umrah. Pahami aturan agar perjalanan ibadah lancar tanpa kendala.
-
Ekonomi •Neraca Perdagangan Sulsel April 2026 Surplus Rp1,01 Triliun, Didominasi Nikel dan GandumNeraca Perdagangan Sulsel mencatatkan surplus signifikan sebesar Rp1,01 triliun per April 2026. Simak detail komoditas ekspor dan impor utama yang mendorong kinerja positif ini.
-
News •Fasilitas Bea Cukai Sulsel Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Ekspor Sulawesi SelatanKantor Wilayah DJBC Sulbagsel mencatat Fasilitas Bea Cukai Sulsel berperan signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan ekspor di Sulawesi Selatan hingga April 2026, menciptakan dampak positif bagi industri dan penyerapan tenaga kerja.
-
News •DJBC Sulbagsel Kumpulkan Rp7,69 Miliar dari Denda Administratif Bea Cukai, Naik 27,4 PersenDirektorat Jenderal Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan berhasil mengumpulkan Rp7,69 miliar dari Denda Administratif Bea Cukai melalui prinsip ultimum remedium, menunjukkan peningkatan signifikan yang menarik perhatian.
-
News •DJBC Sulbagsel Kumpulkan Rp7,49 Miliar dari Denda Administratif, Naik 36,7 PersenDJBC Sulbagsel berhasil mengumpulkan Rp7,49 miliar dari denda administratif hingga Oktober 2025, menunjukkan peningkatan signifikan 36,7 persen berkat penindakan tegas dan penerapan ultimum remedium.