Sorot
{{caption}}
Pramono Batal Pindahkan Patung Jenderal Sudirman

{{caption}}
Bukan Bid'ah, Ini Sejarah Tasyakuran Sepulang Haji di Indonesia

{{caption}}
Reaksi PDIP Disebut Main Politik Dua Kaki

{{caption}}
Pramono Beberkan Fakta di Balik Viral Motor Ojol Diangkut Dishub

{{caption}}
Akses ke Stadion JIS Makin Mudah, Stasiun KRL akan Diresmikan Besok

{{caption}}
Pramono Sematkan Nama Integritas pada Halte Setiabudi, Ini Pesannya

Topik Terkait
{{caption}}
Neraca Perdagangan RI Surplus 72 Bulan Berturut-turut, April 2026 Capai USD 90 Juta

Kenaikan nilai ekspor April 2026 secara tahunan terutama didorong oleh kenaikan nilai ekspor non migas.

{{caption}}
Neraca Perdagangan Sulsel April 2026 Surplus Rp1,01 Triliun, Didominasi Nikel dan Gandum

Neraca Perdagangan Sulsel mencatatkan surplus signifikan sebesar Rp1,01 triliun per April 2026. Simak detail komoditas ekspor dan impor utama yang mendorong kinerja positif ini.

{{caption}}
Neraca Perdagangan Surplus 71 Bulan Berturut-turut, Januari-Maret 2026 Tembus Rp96 Triliun

Dengan demikian, neraca perdagangan Indonesia telah mengalami surplus selama 71 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

{{caption}}
Pecah Rekor, Indonesia Catatkan Surplus Perdagangan 68 Bulan Berturut-turut

Capaian ini menegaskan konsistensi kinerja perdagangan luar negeri di tengah dinamika ekonomi global yang masih berfluktuasi.

{{caption}}
64 Bulan Berturut-turut, Neraca Perdagangan RI Surplus USD 5,49 Miliar di Agustus 2025

Surplus pada Agustus 2025 ditopang surplus pada komoditas non-migas sebesar USD 7,15 miliar.

BPS
{{caption}}
Neraca Dagang Oktober 2024 Surplus USD2,48 Miliar, Catatkan Surplus 54 Bulan Berturut-turut

Neraca perdagangan Indonesia pada Oktober 2024 membukukan surplus sebesar USD 2,48 miliar.

{{caption}}
Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 52 Bulan Berturut-turut

Surplus neraca perdagangan bulan Agustus 2024 lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

{{caption}}
Kinerja Impor Indonesia Meroket Jadi Rp336,93 Triliun di Juli 2024

Secara tahunan, nilai impor Juli 2024 mengalami peningkatan 11,07 persen.

{{caption}}
Indonesia Catatkan Surplus Neraca Perdagangan 51 Bulan Berturut-turut

Neraca perdagangan Indonesia per Juli 2024 turun sebesar USD470 juta menjadi USD1,92 miliar dibanding bulan sebelumnya yang mencapai USD2,39 miliar.

{{caption}}
Neraca Dagang Indonesia Surplus 42 Bulan Berturut-turut Meski Kinerja Ekspor Anjlok

Neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus USD3,48 miliar pada Oktober 2023.

BPS
{{caption}}
BPS Catat Pemprov Sulut Surplus Neraca Perdagangan, Kunjungan Wisatawan Hingga NTP

Neraca Perdagangan Sulawesi Utara Agustus 2023 Surplus 34,98 juta US Dolar.

{{caption}}
DPR Apresiasi Kerja Sama BI-China Perkuat Rupiah dan Pembayaran Lintas Batas

DPR RI mengapresiasi langkah Bank Indonesia menjalin kerja sama dengan People's Bank of China untuk memperkuat nilai tukar rupiah dan memfasilitasi transaksi lintas batas, termasuk penggunaan QRIS.

{{caption}}
Arab Saudi Cabut Larangan Impor Lebanon, Sinyal Dukungan Ekonomi dan Politik Kuat

Arab Saudi cabut larangan impor Lebanon, menandakan dukungan ekonomi dan politik penting bagi Beirut, membuka kembali peluang pasar Arab bagi produk Lebanon setelah larangan sejak 2021.

{{caption}}
Dubes RI Soroti Potensi Besar Peningkatan Hubungan Ekonomi Indonesia Meksiko

Duta Besar RI untuk Meksiko menyoroti potensi besar untuk meningkatkan hubungan ekonomi Indonesia Meksiko, dengan nilai perdagangan saat ini mencapai USD 4,6 miliar dan surplus signifikan bagi Indonesia. Peluang ini terbuka lebar, menjadikan Meksiko pintu

{{caption}}
Barantin Perkuat Sistem Karantina Indonesia Dorong Ekspor Komoditas Unggulan

Badan Karantina Indonesia (Barantin) memperkuat empat sistem karantina untuk meningkatkan ekspor komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan. Peningkatan sistem karantina Indonesia ini penting untuk daya saing global.

{{caption}}
Kadin Dorong Diplomasi Ekonomi Kuat, Targetkan Investasi Asing Melimpah

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menekankan pentingnya **diplomasi ekonomi Kadin** yang kokoh untuk menarik investasi asing dan memperluas perdagangan internasional di tengah dinamika ekonomi global yang bergeser, membuka peluang besar bagi per

{{caption}}
Barantin Perkuat Sistem Karantina Dorong Daya Saing Ekspor Komoditas Indonesia

Badan Karantina Indonesia (Barantin) perkuat empat sistem karantina untuk tingkatkan daya saing ekspor komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan di pasar internasional, demi memenuhi standar global.

{{caption}}
Momen Ibu Buang Bayi di Makassar Ditangkap Polisi saat Mau Kabur ke Luar Kota, Ternyata Disuruh Suami Siri

Saat diamankan, ia sudah berada di dalam mobil angkutan antar-daerah yang akan membawanya pulang ke Kabupaten Bone.

{{caption}}
Makassar Jadi Tuan Rumah Simposium Kelautan Dunia, Perkuat Kolaborasi Akademisi Global

Kota Makassar menjadi pusat perhatian akademisi kelautan dunia dengan menjadi tuan rumah Simposium Kelautan Dunia Makassar, mempertemukan peneliti dan mahasiswa internasional untuk membahas inovasi dan solusi kelautan.

{{caption}}
Dewan Lingkungan Resmikan 50 Titik Urban Farming Makassar, Perkuat Ketahanan Pangan

Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar meresmikan 50 titik urban farming Makassar di Kecamatan Tallo, memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi sirkular. Program ini ditargetkan mencapai 100 titik dalam waktu dekat.

{{caption}}
Pemkot Makassar Sulap Kontainer COVID-19 Jadi Sentra Tukar Sampah, Perkuat Ekonomi Sirkular

Inovasi Pemkot Makassar mengubah kontainer bekas penanganan COVID-19 menjadi Sentra Tukar Sampah diharapkan memperkuat ekonomi sirkular dan permudah akses layanan pengelolaan sampah bagi masyarakat.

{{caption}}
Kapolda Sulsel Gelar Bakti Sosial di Pulau Lanjukang, Rayakan HUT ke-80 Polri Bersama Nelayan

Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro memimpin Bakti Sosial di Pulau Lanjukang, Makassar. Ini wujud komitmen Polri mendekatkan diri dengan masyarakat pesisir, sekaligus rayakan HUT ke-80 Bhayangkara.

{{caption}}
Rektor Unhas Tekankan Pentingnya Kesamaan Visi untuk Kembangkan Ekonomi Biru Berkelanjutan

Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa menyoroti urgensi kesamaan visi antara pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat dalam membangun ekosistem Ekonomi Biru yang inklusif dan berkelanjutan.