Wapres Gibran Kunjungi Asmat, Beri Tanda Tangan dan Serap Aspirasi Warga
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Asmat, Papua Selatan, menyempatkan diri berdialog dengan warga dan menyerap aspirasi. Kunjungan Wapres Gibran Kunjungi Asmat ini juga diwarnai momen pemberian tanda tangan kepada anak SMK.
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Asmat, Papua Selatan, pada Minggu, 21 Juni 2026. Dalam lawatannya, Gibran berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat, termasuk anak-anak dan perempuan adat. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian perjalanan dinasnya ke beberapa provinsi di Indonesia Timur.
Setibanya di Distrik Agats, Gibran menyempatkan diri mengunjungi beberapa lokasi penting. Ia meninjau Museum Asmat dan lokasi pembangunan Gedung Katedral Keuskupan Salib Suci Agats. Interaksi hangat terjadi saat Gibran memberikan tanda tangan kepada seorang siswi SMK.
Selain itu, Wapres Gibran juga mendengarkan langsung aspirasi dari perempuan Suku Asmat. Mereka menyampaikan harapan untuk mendapatkan modal guna memberdayakan ekonomi para "mama-mama" di wilayah tersebut. Kunjungan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendekatkan diri kepada masyarakat.
Interaksi Hangat Wapres Gibran dengan Warga Asmat
Dalam kunjungannya ke Asmat, Wapres Gibran Rakabuming Raka menunjukkan kedekatan dengan masyarakat. Momen menarik terjadi ketika seorang siswi SMK bernama Herlina, 16 tahun, mendekatinya untuk meminta tanda tangan. Gibran dengan ramah melayani permintaan tersebut.
Setelah membubuhkan tanda tangan pada buku tulis Herlina, Wapres Gibran memberikan pesan motivasi. "Belajar yang rajin," ujarnya kepada siswi yang tinggal di Distrik Agats itu. Interaksi ini menjadi sorotan dalam rangkaian kunjungan Wapres Gibran di Asmat.
Tidak hanya dengan anak-anak, Gibran juga berdialog dengan perempuan adat Suku Asmat. Mereka menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan modal untuk pemberdayaan ekonomi. Wapres Gibran mencatat masukan berharga tersebut sebagai bagian dari perhatian pemerintah.
Tinjau Pembangunan dan Fasilitas Publik di Asmat
Selain berinteraksi dengan warga, Wapres Gibran juga meninjau sejumlah lokasi strategis di Asmat. Ia mengunjungi Museum Asmat yang menyimpan kekayaan budaya lokal. Kemudian, Gibran melihat langsung progres pembangunan Gedung Katedral Keuskupan Salib Suci Agats.
Pembangunan katedral ini telah dimulai sejak tahun 2015, sempat terhenti, dan baru dilanjutkan kembali pada tahun 2025. Proses pembangunan didukung oleh dana umat, bantuan pemerintah daerah, serta donor. Seluruh konstruksi bangunan menggunakan kayu besi asli Agats, menunjukkan kearifan lokal.
Rangkaian kunjungan Wapres Gibran di Asmat juga mencakup Sekolah Lapang Sagu dan RSUD Perpetua J. Safanpo. Kunjungan ke fasilitas-fasilitas ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pendidikan, kesehatan, dan potensi sumber daya alam di Papua Selatan.
Sumber: AntaraNews