Ekspor-Impor
-
Ekonomi •IPC TPK Panjang Catat Lonjakan Arus Petikemas 73,7 Persen di Juni 2026, Perdagangan Lampung MelesatIPC TPK Panjang mencatatkan lonjakan arus petikemas sebesar 73,7 persen pada Juni 2026, didorong peningkatan ekspor-impor dan logistik domestik di Lampung, menegaskan peran strategis Pelabuhan Panjang.
-
Ekonomi •Neraca Perdagangan Sulsel Surplus Rp918 Miliar per Mei 2026, Mate Nikel Jadi Penopang UtamaKabar baik! Neraca Perdagangan Sulsel mencatat surplus signifikan Rp918 miliar per Mei 2026, didorong oleh ekspor mate nikel. Simak detail capaiannya!
-
Ekonomi •Arus Peti Kemas Belawan Melonjak 24,7 Persen pada April 2026, Lampaui TargetArus peti kemas Belawan New Container Terminal (BNCT) di Pelabuhan Belawan mencatat peningkatan signifikan hingga 59.663 TEUs pada April 2026, melampaui target bulanan dan menandakan pemulihan aktivitas logistik.
-
Ekonomi •Harga Biji Kakao Melonjak Akibat Penutupan Selat Hormuz dan Penurunan SuplaiKementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat kenaikan signifikan pada harga biji kakao untuk periode Juni 2026, dipicu oleh penutupan Selat Hormuz dan penurunan suplai global. Penasaran bagaimana dampak lebih lanjutnya?
-
Ekonomi •Neraca Perdagangan Sulsel April 2026 Surplus Rp1,01 Triliun, Didominasi Nikel dan GandumNeraca Perdagangan Sulsel mencatatkan surplus signifikan sebesar Rp1,01 triliun per April 2026. Simak detail komoditas ekspor dan impor utama yang mendorong kinerja positif ini.
-
Ekonomi •Jaya Group Bidik Penguatan Perdagangan Komoditas Indonesia-Belarus Senilai Triliunan RupiahPT Indonesia Belarus Jaya dari Jaya Group bertekad memperkuat Perdagangan Komoditas Indonesia-Belarus, membuka peluang bisnis senilai triliunan rupiah dan meningkatkan daya saing pasar domestik.
-
Ekonomi •BP Batam dan Konsulat Jenderal India Perkuat Kerja Sama Ekonomi Batam India di Sektor Industri dan PerdaganganBP Batam dan Konsulat Jenderal India di Medan tingkatkan Kerja Sama Ekonomi Batam India, fokus pada industri dan perdagangan, dengan nilai investasi dan ekspor yang terus tumbuh signifikan.
-
Ekonomi •Bank Indonesia: Sektor Pertanian Tulang Punggung Ekonomi Nasional, Kinerja Positif Terus MenguatBank Indonesia dan Kementerian Pertanian sepakat sektor pertanian tulang punggung ekonomi nasional, menunjukkan kinerja positif dan pertumbuhan signifikan, bahkan menjadi penopang utama di tengah tekanan ekonomi.
-
News •Pemerintah Dorong Pemanfaatan LCT dalam Kerja Sama Multilateral, Perkuat Ekonomi NasionalPemerintah Indonesia terus mengoptimalkan pemanfaatan Local Currency Transaction (LCT) dalam kerja sama multilateral untuk memperkuat ketahanan ekonomi. Simak bagaimana LCT mengurangi volatilitas nilai tukar dan mendukung sektor riil.
-
News •Dorong Diversifikasi Ekspor Indonesia, Percepatan I-EAEU FTA Jadi KunciIndonesia genjot Diversifikasi Ekspor Indonesia melalui percepatan implementasi perjanjian perdagangan bebas dengan Eurasian Economic Union (I-EAEU FTA) di tengah proteksionisme global. Apa dampaknya bagi perekonomian nasional?
-
News •Kinerja Positif, Neraca Perdagangan Lampung Surplus 389 Juta Dolar AS pada Februari 2026Kabar baik dari BPS Lampung: Neraca Perdagangan Lampung Surplus 389 juta dolar AS pada Februari 2026, menandakan ketahanan ekonomi di tengah dinamika global.
-
News •Fokus Hilirisasi Komoditas Pertanian, Indonesia Optimalkan Ekonomi dan Ketahanan PanganMenteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya **hilirisasi komoditas pertanian** untuk memperkuat ekonomi nasional, mencapai kemandirian energi, dan menjaga ketahanan pangan di tengah ketidakpastian global.
-
Ekonomi •HIMKI Dorong Penguatan Pasar Domestik Industri Mebel di Tengah Tekanan GlobalHimpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) mendesak penguatan pasar domestik industri mebel sebagai strategi vital melindungi sektor ini dari gejolak global dan gempuran impor.
-
Ekonomi •LPEI: Dampak Konflik Timur Tengah Terhadap Perdagangan Indonesia Masih TerbatasLembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menilai dampak langsung eskalasi konflik di Timur Tengah terhadap perdagangan Indonesia masih relatif terbatas, namun risiko tidak langsung tetap perlu diwaspadai.
-
News •KemenKP Perketat Pengawasan Impor Ikan Demi Keamanan Pangan NasionalKementerian Kelautan dan Perikanan (KemenKP) memperketat pengawasan impor ikan untuk memastikan produk perikanan segar memenuhi standar keamanan pangan dan melindungi kesehatan konsumen Indonesia.
-
News •Memperkuat Cadangan Devisa Indonesia: Tameng Ekonomi di Tengah Gejolak GlobalCadangan Devisa Indonesia menjadi pilar penting ketahanan ekonomi nasional. Ketahui posisi terkini, perbandingan dengan negara lain, dan strategi vital untuk memperkuatnya di tengah ketidakpastian global dan menjaga stabilitas ekonomi.
-
Ekonomi •Karantina Kalsel Periksa Komoditas Rp42,59 Triliun Sepanjang 2025, Jamin Keamanan HayatiBalai Karantina Kalsel sukses memeriksa komoditas senilai Rp42,59 triliun sepanjang 2025, memastikan keamanan hayati dan kelancaran perdagangan demi menjaga ekosistem dan ekonomi daerah.
-
Ekonomi •IPC TPK Catat Kinerja Positif Awal 2026, Arus Petikemas Tumbuh 6,82 PersenPT IPC Terminal Petikemas (TPK) mencatat kinerja positif di awal tahun 2026 dengan realisasi arus petikemas mencapai 299.891 TEUs, menunjukkan pertumbuhan signifikan dan optimisme perdagangan.
-
Ekonomi •Ekonom Ingatkan Perjanjian Tarif Indonesia AS Jangan Jadikan RI Sekadar PasarPerjanjian Tarif Indonesia AS yang akan ditandatangani pekan depan berpotensi besar, namun ekonom mengingatkan agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi produk asing dan harus memastikan manfaat nyata bagi industri domestik.
-
Ekonomi •BPJPH dan USDA Perkuat Kemitraan Strategis dalam Perdagangan Produk Halal Indonesia-ASBadan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) memperkuat kemitraan strategis guna mendorong Perdagangan Produk Halal Indonesia-AS. Langkah ini bertujuan menciptakan sertifikasi halal yang efisien, transpa