Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertolak ke New York, Amerika Serikat, untuk menghadiri Urban 20 (U20) Mayors Summit 2026 sekaligus memenuhi undangan Wali Kota New York City Zohran Mamdani.
Dalam agenda tersebut, Pramono dijadwalkan bertemu secara bilateral dengan Mamdani pada Minggu (20/9/2026). Pertemuan itu akan membahas peluang kerja sama antara Jakarta dan New York di sejumlah bidang.
“Pertemuan tersebut akan membahas peluang kerja sama langsung antara Jakarta dan New York, khususnya di bidang transportasi publik dan udara bersih, pengelolaan air dan ketahanan pesisir, pengelolaan sampah, serta keterjangkauan harga pangan,” jelas Pramono dalam keterangan resmi, Jumat (18/9/2026).
Pramono mengatakan kunjungannya ke New York menjadi kesempatan bagi Jakarta untuk memperkuat kerja sama antarkota sekaligus memperoleh pengetahuan dan membangun kemitraan yang dapat diterapkan di Jakarta.
“Rangkaian kunjungan ini menjadi kesempatan bagi Jakarta untuk memperkuat perannya dalam kerja sama antarkota di dunia, sekaligus membawa pulang pengetahuan dan kemitraan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pelayanan publik dan kualitas hidup warga Jakarta,” kata Pramono.
Advertisement
Kerja Sama Antarkota
Melalui pertemuan dengan Mamdani, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendorong agar kerja sama antara kedua kota dapat diwujudkan dalam program konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain menghadiri U20 Mayors Summit, Pramono dijadwalkan menjadi pembicara dalam Heat Roundtable bersama C40 Cities, Harvard University’s Salata Institute for Climate and Sustainability, serta Atlantic Council’s Climate Resilience Center.
“Forum tersebut akan mempertemukan para pemimpin kota, termasuk Wali Kota Freetown dan Wali Kota Paris, untuk bertukar pengalaman mengenai tantangan panas perkotaan dan ketahanan iklim,” ujar dia.
Pramono juga dijadwalkan menandatangani Letter of Intent dengan New York University (NYU) dalam bidang olahraga dan pariwisata.
“Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung pengembangan industri olahraga dan pariwisata, termasuk pemasaran dan pengelolaan acara, melalui pendidikan serta kolaborasi internasional,” tandas Pramono.