Operasional penerbangan di sejumlah bandara utama Amerika Serikat terganggu. Lebih dari 7.000 penerbangan mengalami keterlambatan dan hampir 800 lainnya dibatalkan secara nasional.
Data platform pemantau penerbangan FlightAware mencatat 7.097 penerbangan mengalami delay di berbagai wilayah Amerika Serikat. Sementara itu, jumlah penerbangan yang dibatalkan mendekati 800 penerbangan.
Gangguan tersebut dipicu sejumlah faktor, mulai dari cuaca buruk, pekerjaan perbaikan fasilitas bandara, hingga tingginya volume penumpang yang berdampak pada jadwal penerbangan.
Bandara Internasional O'Hare di Chicago menjadi salah satu lokasi dengan gangguan paling parah. Lebih dari 1.400 penerbangan mengalami keterlambatan, sedangkan hampir 200 penerbangan yang menuju atau berangkat dari bandara tersebut dibatalkan.
Kondisi itu terjadi setelah wilayah Chicago diguyur hujan deras pada Kamis pagi. National Weather Service (NWS) memperkirakan hujan dan badai petir masih berlangsung hingga malam hari.
Gangguan juga terjadi di Bandara Internasional Chicago Midway. Lebih dari 260 penerbangan di bandara tersebut mengalami keterlambatan.
Di Bandara Internasional Boston Logan, hampir 500 penerbangan tercatat mengalami delay dan 26 penerbangan dibatalkan. Federal Aviation Administration (FAA) menyebut proyek konstruksi landasan pacu sebagai salah satu penyebab utama gangguan.
Akibat pekerjaan tersebut, rata-rata penerbangan yang tiba di Boston Logan mengalami keterlambatan hingga 2 jam 16 menit.
Advertisement
Bandara Lain Ikut Terdampak
Gangguan penerbangan juga terjadi di sejumlah bandara besar lainnya di Amerika Serikat.
Bandara Internasional Dallas-Fort Worth mencatat lebih dari 420 penerbangan mengalami keterlambatan. Kondisi tersebut terjadi di tengah suhu udara yang mendekati angka ekstrem.
Sementara itu, Bandara Internasional San Diego mengalami hampir 300 penundaan meski kondisi cuaca relatif baik.
FAA menyebut tingginya volume lalu lintas udara membuat pengelola menerapkan manajemen lalu lintas penerbangan. Kondisi tersebut menyebabkan rata-rata kedatangan pesawat terlambat sekitar 40 menit.
Di Bandara Internasional Indianapolis, lebih dari 80 penerbangan mengalami delay ketika wilayah tersebut mendapat peringatan potensi banjir.
Gangguan jadwal penerbangan tersebut berlangsung ketika industri penerbangan AS menghadapi potensi kenaikan harga tiket menjelang musim liburan. Kenaikan harga minyak dunia turut menjadi salah satu faktor yang berpotensi meningkatkan biaya operasional maskapai.