Polisi Ungkap Jejak Impor Biji Kebun Ganja di Jombang dari London
Polisi kini masih mendalami jejak digital pengiriman benih ganja dari London, Inggris.
Penyidik Satresnarkoba Polres Jombang menemukan dugaan kuat bahwa biji ganja yang dibudidayakan tersangka Rama Susanto alias Comek berasal dari luar negeri. Polisi menyebut adanya jejak digital pengiriman benih dari London, Inggris, yang kini menjadi fokus pendalaman.
Kasatresnarkoba Polres Jombang, AKP Bowo, mengatakan benih yang digunakan tersangka merupakan biji ganja impor dengan berbagai jenis varietas.
“Biji ganja impor, ada berbagai macam jenis. Saat ini masih kita telusuri, namun ada jejak dari London, Inggris,” ujarnya, Kamis (18/12).
Greenhouse Berteknologi Tinggi
Selain asal benih, polisi juga menyoroti penggunaan peralatan greenhouse berteknologi tinggi yang ditemukan di lokasi. Peralatan tersebut dinilai tidak lazim digunakan untuk budidaya rumahan, sehingga membuka kemungkinan adanya pihak lain yang mendanai atau mendukung kegiatan tersangka.
“Dengan peralatan canggih, tersangka R ini tidak menutup kemungkinan ada yang mendanai. Nanti akan ada pengembangan untuk siapa yang mendanai riset penelitian tersangka ini,” kata Bowo.
Polisi juga masih mendalami dugaan keterlibatan jaringan lain, termasuk kemungkinan adanya aktivitas jual beli atau peredaran ganja.
“Untuk jual beli edarnya masih kita dalami,” tambahnya.
Ganja Kering Siap Edar
Pengungkapan kasus ini bermula dari penggerebekan rumah kontrakan di Jalan Pakubuwono, Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 11.30 WIB.
Di lokasi, polisi menemukan 110 batang tanaman ganja, 5,3 kilogram ganja kering siap edar, serta tiga toples ganja hasil fermentasi. Rumah kontrakan tersebut diduga dipilih karena berada di lingkungan yang relatif sepi.