Deretan Inovasi Halodoc Perkuat Ekosistem Kesehatan Digital dari Hulu ke Hilir
Memasuki dekade berikutnya Halodoc berfokus membangun layanan kesehatan yang tidak hanya digital, tetapi juga semakin personal.
Halodoc memperkuat ekosistem kesehatan digital dari hulu ke hilir melalui sejumlah inovasi yang ditujukan untuk semakin memudahkan pengguna, termasuk layanan Halodoc on WhatsApp dan fitur Family Care. Langkah ini sekaligus dalam momentum perayaan satu dekade perusahaan digital di bidang kesehatan tersebut di Indonesia.
Chief Operating Officer Halodoc, Alfonsius Timboel mengatakan, perusahaan berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan kesehatan yang lebih proaktif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
"Sepuluh tahun lalu, kami memulai Halodoc dari pertanyaan sederhana, mengapa akses layanan kesehatan belum merata bagi banyak orang Indonesia? Hari ini, kami bersyukur dapat melayani jutaan masyarakat Indonesia, mulai dari konsultasi dokter, pembelian obat, layanan laboratorium, hingga pemantauan kesehatan keluarga,” ujar Alfonsius dalam Media Gathering dikutip dari Antara, Selasa (26/5).
Ia mengatakan, memasuki dekade berikutnya Halodoc berfokus membangun layanan kesehatan yang tidak hanya digital, tetapi juga semakin personal dan sesuai dengan kebiasaan masyarakat yang terus berubah.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Halodoc on WhatsApp, pengembangan dari asisten digital kecerdasan artifisial (AI) HILDA yang sejak diluncurkan pada 2025 telah mencatat lebih dari 2 juta sesi interaksi pengguna.
Layanan tersebut memungkinkan masyarakat mengakses informasi kesehatan, membeli obat, hingga memperoleh rekomendasi layanan medis langsung melalui WhatsApp tanpa perlu mengunduh aplikasi maupun login.
Menurut Halodoc, kehadiran layanan di WhatsApp dipilih karena platform tersebut digunakan oleh 91 persen pengguna internet Indonesia atau sekitar 185–190 juta pengguna berdasarkan data We Are Social 2025.
Fitur Family Care
Selain itu, Halodoc meluncurkan fitur Family Care yang ditujukan bagi caregiver, pendamping atau perawat anggota keluarga yang membutuhkan perawatan, baik yang sedang sakit, maupun membutuhkan perhatian khusus.
Fitur ini memungkinkan pengguna menambahkan profil kesehatan terpisah untuk setiap anggota keluarga lengkap dengan rekam medis, riwayat kesehatan, jadwal, dan perawatan preventif dalam satu tampilan terintegrasi.
Chief Marketing Officer Halodoc Fibriyani Elastria mengatakan inovasi tersebut dirancang untuk mempermudah masyarakat mengelola kesehatan keluarga di tengah aktivitas sehari-hari.
Sisi Tenaga Kesehatan
Sementara itu, dari sisi tenaga kesehatan, Halodoc memperkuat kualitas layanan melalui Halodoc Academy yang telah diikuti lebih dari 123.000 peserta dan menyelenggarakan 180 pelatihan bagi dokter, apoteker, bidan, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya.
Pada kesempatan yang sama, dokter sekaligus Chief Medical Officer Halodoc dr. Irwan Heriyanto, MARS menegaskan seluruh inovasi perusahaan tetap mengedepankan prinsip keamanan klinis dan tidak menggantikan peran tenaga kesehatan.
"Tidak ada bagian dari inovasi kami yang dirancang untuk menggantikan peran tenaga kesehatan, sebaliknya, teknologi dan inovasi ini hadir untuk memperkuat layanan yang mereka berikan,” kata Irwan.