Pemprov Jateng Siapkan RSMS Purwokerto Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menetapkan RSMS Purwokerto sebagai pusat layanan kesehatan regional, memperkuat akses dan kualitas medis di wilayah Banyumas Raya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) telah menetapkan Rumah Sakit Umum Daerah Prof Dr Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto sebagai pusat layanan kesehatan regional. Penunjukan ini bertujuan untuk memperkuat akses serta kualitas pelayanan medis bagi seluruh masyarakat di wilayah Banyumas Raya. Langkah strategis ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan umum melalui sektor kesehatan dasar.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan bahwa RSMS Purwokerto akan menjadi hub layanan kesehatan utama. Rumah sakit pemerintah dan swasta di sekitar Banyumas Raya akan mendukungnya melalui penguatan jejaring dan kolaborasi lintas sektor. Ini adalah bagian dari orientasi pembangunan di Jawa Tengah yang memprioritaskan sektor kesehatan.
Peninjauan langsung terhadap RSMS Purwokerto dilakukan pada Minggu, 17 Mei, untuk memastikan kesiapan fasilitas. Penguatan layanan kesehatan merupakan fondasi penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung. Selain itu, faktor kesehatan juga menjadi penentu utama dalam kualitas hidup penduduk.
RSMS Purwokerto sebagai Hub Regional dan Kolaborasi Strategis
Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa RSMS Purwokerto akan berfungsi sebagai pusat atau "hub" utama layanan kesehatan. Rumah sakit ini akan didukung penuh oleh berbagai fasilitas kesehatan di kabupaten/kota sekitar. Kolaborasi erat antar rumah sakit ini sangat penting untuk menciptakan sistem layanan yang terintegrasi.
Penguatan jejaring dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan inisiatif ini. RSMS Purwokerto diharapkan dapat bekerja sama dengan perguruan tinggi dan rumah sakit daerah maupun swasta. Tujuannya adalah memastikan ketersediaan layanan medis yang merata dan berkualitas tinggi.
Salah satu program yang akan diperkuat adalah Dokter Spesialis Keliling (Speling). Program tersebut terbukti efektif dalam menjangkau masyarakat di pelosok desa. Gubernur mendorong seluruh dokter spesialis untuk aktif berpartisipasi tanpa menunggu instruksi resmi dari pemerintah provinsi.
Layanan Unggulan dan Kapasitas RSMS Purwokerto
Direktur RSMS Purwokerto, dr. Heri Dwi Purnomo, menjelaskan bahwa rumah sakit ini memiliki kapasitas besar. RSMS didukung oleh 2.204 karyawan yang terdiri atas 154 dokter, 847 perawat dan bidan, 519 tenaga medis lainnya, serta 683 tenaga non-medis. Tenaga medis dan non-medis lainnya juga turut berkontribusi dalam operasional sehari-hari.
RSMS Purwokerto menawarkan sejumlah layanan unggulan yang modern dan komprehensif. Layanan tersebut meliputi bedah saraf, layanan jantung, uronefrologi, serta layanan maternal dan perinatal. Keberadaan layanan ini menjadikan RSMS sebagai rujukan utama di wilayahnya.
Hingga April 2026, RSMS telah melayani ribuan pasien dengan berbagai kebutuhan medis. Jumlah pasien instalasi gawat darurat mencapai 9.888 orang, rawat jalan 134.632 orang, dan rawat inap 17.698 orang. Angka ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan RSMS.
Mayoritas pasien RSMS Purwokerto berasal dari berbagai skema pembiayaan kesehatan. Sebanyak 38 persen merupakan peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI), dan 55 persen adalah BPJS Kesehatan non-PBI. Sisanya adalah enam persen pasien umum, dan satu persen lainnya melalui skema pembiayaan lain yang menunjukkan aksesibilitas layanan.
Sebaran Pasien dan Jangkauan Pelayanan RSMS
Data menunjukkan bahwa RSMS Purwokerto melayani pasien dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan sekitarnya. Sebanyak 42 persen pasien berasal dari Kabupaten Banyumas, menunjukkan peran sentral rumah sakit ini bagi penduduk lokal. Wilayah Cilacap menyumbang 16 persen pasien, sementara Purbalingga 13 persen.
Pasien juga datang dari Banjarnegara (tujuh persen), Brebes (enam persen), Wonosobo (satu persen), dan Tegal (satu persen). Angka ini mengindikasikan jangkauan layanan RSMS yang luas melampaui batas kabupaten. Bahkan, sisanya sebanyak delapan persen berasal dari daerah lainnya, termasuk sebagian wilayah Priangan Timur, Jawa Barat.
Rata-rata kunjungan rawat jalan di RSMS Purwokerto mencapai 1.432 pasien setiap harinya. Tingginya angka kunjungan ini mencerminkan kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang berkualitas. RSMS terus berupaya memenuhi kebutuhan tersebut dengan optimalisasi fasilitas dan tenaga medis.
Sumber: AntaraNews