Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Rupiah Masih Melemah, Prabowo Pastikan Kondisi Indonesia Stabil

{{caption}}
Rupiah Sentuh 17.600, Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tenang Saja

{{caption}}
Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

{{caption}}
Prabowo Sebut Banyak Negara Kejar Pupuk dan Beras dari Indonesia

{{caption}}
Usai Resmikan Museum, Prabowo Berziarah ke Makam Marsinah

{{caption}}
Prabowo: Seluruh Aparat Koreksi Diri, Hilangkan Korupsi

Topik Terkait
{{caption}}
Menteri Keuangan Ungkap Strategi di Balik Lonjakan Akselerasi Belanja K/L demi Pemerataan Ekonomi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa lonjakan Akselerasi Belanja K/L hingga 85,5 persen per Februari 2026 merupakan desain strategis pemerintah untuk meratakan dampak ekonomi sepanjang tahun anggaran.

{{caption}}
Tahukah Anda? Rp200 Triliun Dana Pemerintah Suntik Likuiditas Ekonomi, Dorong Pertumbuhan di Atas 5 Persen

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan penempatan Rp200 triliun dana pemerintah di Himbara sukses tingkatkan Likuiditas Ekonomi nasional, memicu optimisme pertumbuhan di atas 5 persen.

{{caption}}
Tahukah Anda? Penempatan Rp200 Triliun di Himbara Sukses Tingkatkan Likuiditas Ekonomi Nasional, Ini Kata Menkeu

Menteri Keuangan mengungkapkan penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp200 triliun di Himbara secara signifikan meningkatkan likuiditas ekonomi. Simak dampaknya!

{{caption}}
Menkeu Purbaya Gelontorkan Rp 200 Triliun, Jumlah Uang Beredar Meningkat

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan peningkatan jumlah uang beredar disebabkan oleh penyaluran dana saldo anggaran lebih (SAL) dari pemerintah.

{{caption}}
BPS Ungkap Penyebab Belanja Pemerintah Belum Optimal

Data BPS menyebut belanja pemerintah masih belum maksimal.

BPS
{{caption}}
Efek Belanja Pemerintah Triwulan Mendatang Diprediksi Tak Sekuat Q1, Ini Alasannya

Ekonom memprediksi efek belanja pemerintah pada triwulan mendatang tidak akan sekuat triwulan I. Ketahui alasan di balik proyeksi ini dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

{{caption}}
Gubernur Jambi Tekankan Peningkatan Kinerja ASN Hadapi Dinamika Global

Gubernur Jambi Al Haris menegaskan pentingnya peningkatan kinerja ASN sebagai ujung tombak pembangunan untuk menghadapi tantangan global dan menjaga stabilitas ekonomi daerah.

{{caption}}
Efisiensi Anggaran Pemerintah: CELIOS Ingatkan Kesehatan Belanja K/L dan Daerah

Pakar ekonomi menyoroti pentingnya kebijakan efisiensi anggaran pemerintah dengan memperhatikan kesehatan belanja Kementerian/Lembaga serta pemerintah daerah untuk mencegah gangguan ekonomi dan penurunan layanan publik.

{{caption}}
Efisiensi Anggaran Pemerintah: Menjaga Keseimbangan Ekonomi dan Fiskal Nasional

Ekonom CORE Yusuf Rendy Manilet menyoroti pentingnya kebijakan efisiensi anggaran yang tidak menghambat aktivitas ekonomi dan stagnasi penerimaan. Simak bagaimana pemerintah perlu menekan belanja tanpa mengganggu pertumbuhan ekonomi.

{{caption}}
Jaga APBN Sehat, Menkeu Purbaya Batasi Pengajuan Anggaran Baru K/L

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas dengan memberlakukan pembatasan anggaran K/L serta efisiensi belanja untuk menjaga kesehatan APBN di tengah gejolak geopolitik.

{{caption}}
Kemenkeu: Realisasi APBN Papua Barat dan Papua Barat Daya Capai Rp1,49 Triliun di Awal 2026

Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan mencatat realisasi APBN Papua Barat dan Papua Barat Daya mencapai Rp1,49 triliun pada Januari 2026, menjadi instrumen penggerak ekonomi regional yang krusial.

{{caption}}
Data Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh 10 Persen di Januari 2026, Tembus Rp10.117 Triliun

Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 14,9 persen (yoy) dan uang kuasi sebesar 5,4 persen (yoy).

{{caption}}
Sorotan Ekonomi Terkini: Biaya Pemusnahan Pakaian Impor Bekas hingga Pertumbuhan Uang Beredar M2

Simak Sorotan Ekonomi Terkini: Mendag tegaskan biaya pemusnahan pakaian impor bekas tidak pakai APBN, hingga pertumbuhan uang beredar M2 yang positif.

{{caption}}
Uang Beredar di Indonesia Mencapai Rp9.239 Triliun per Februari 2025

Ramdan menjelaskan, perkembangan M2 pada Februari 2025 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih.

{{caption}}
Data Bank Indonesia:Uang Beredar Oktober 2024 Tembus Rp9.078 Triliun

Uang kartal yang beredar di masyarakat pada Oktober 2024 sebesar Rp970,1 triliun, atau tumbuh 12,4 persen (yoy).

{{caption}}
Data Bank Indonesia: Uang Beredar di Juli 2024 Tembus Rp8.970 Triliun

Perkembangan peredaran uang terutama didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 6,3 persen (yoy) dan uang kuasi sebesar 7,2 persen (yoy).