Sorot
{{caption}}
Kronologi Pendi Tewas Ditembak Tetangga Gara-Gara Undangan Sunat

{{caption}}
Polisi Tewas Saat Operasi Narkoba di Kalteng, 2 Personel Hilang

{{caption}}
Gara-gara Undangan Sunat, Pendi Tewas Ditembak Tetangga

{{caption}}
Polisi Kerahkan 3 Peleton Pasukan ke Lokasi Pesawat Dibakar KKB

{{caption}}
Kebut Digitalisasi Pembelajaran, Pemerintah Targetkan 16.557 Sekolah Terkoneksi Internet di 2026

{{caption}}
Motif KKB Bakar Pesawat Pembawa Kemanusiaan di Yahukimo

Topik Terkait
{{caption}}
BI Sebut Momen Ramadan Mendorong Peningkatan Jumlah Uang yang Beredar

Bank Indonesia (BI) menjelaskan berbagai faktor yang memengaruhi jumlah uang yang beredar di masyarakat.

{{caption}}
Data Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh 10 Persen di Januari 2026, Tembus Rp10.117 Triliun

Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 14,9 persen (yoy) dan uang kuasi sebesar 5,4 persen (yoy).

{{caption}}
BI: Pertumbuhan Uang Beredar M2 Desember 2025 Capai Rp10.133,1 Triliun

Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar M2 pada Desember 2025 tumbuh lebih tinggi, mencapai Rp10.133,1 triliun, menunjukkan peningkatan signifikan dalam peredaran uang di masyarakat.

{{caption}}
BI Catat Uang Beredar pada November 2025 Mencapai Rp9.891,6 triliun

Bank Indonesia mencatat uang beredar M2 tumbuh 8,3 persen pada November 2025 menjadi Rp9.891,6 triliun, didorong M1, kredit, dan DPK.

{{caption}}
Uang Beredar di Indonesia Mencapai Rp9.239 Triliun per Februari 2025

Ramdan menjelaskan, perkembangan M2 pada Februari 2025 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih.

{{caption}}
Peredaran Uang di Januari 2025 Tumbuh Pesat, Capai Rp9.232 Triliun

BI mencatat, uang kartal yang beredar di masyarakat pada Januari 2025 sebesar Rp1.010,0 triliun.

{{caption}}
Data Bank Indonesia: Uang Beredar di Juli 2024 Tembus Rp8.970 Triliun

Perkembangan peredaran uang terutama didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 6,3 persen (yoy) dan uang kuasi sebesar 7,2 persen (yoy).

{{caption}}
Uang Beredar di Bulan Juni 2024 Tembus Rp9.026 triliun

Peredaran uang di bulan Juni 2024, tumbuh 7,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Melemah Sentuh Level Rp17.952 per USD

Pelemahan rupiah dipengaruhi ketidakpastian atas kemajuan negosiasi perdamaian AS dan Iran.

{{caption}}
Kurs Rupiah Diprediksi Menguat Tipis Hari Ini, Dipicu Kesepakatan AS-Iran untuk Hentikan Perang

Kondisi ini memungkinkan lalu lintas melalui Selat Hormuz untuk dimulai kembali, sehingga meredakan kekhawatiran pasokan dan harga minyak.

{{caption}}
Kurs Rupiah Ditutup Melemah Hari Ini, Sentuh Level Rp17.843 per USD

Faktor yang mempengaruhi pelemahan rupiah yakni sentimen pasar terguncang setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran tentang potensi aksi militer.

{{caption}}
Rupiah Diproyeksi Bergerak Melemah Pekan Depan, Masih Dibayangi Catatan MSCI

Adapun pada perdagangan Jumat (19/6), rupiah ditutup melemah tipis 7 poin menjadi Rp17.801 per USD dari posisi sebelumnya Rp17.794 per USD.

{{caption}}
IBC Ingatkan Stabilitas Rupiah Perlu Ditopang Kredibilitas Kebijakan Makro

Sebagai small open economy, Indonesia tidak dapat sepenuhnya melepaskan kebijakan moneternya dari dinamika global.

{{caption}}
Pelemahan Rupiah Jadi Peluang Hotel Tingkatkan Hunian Kamar

Pelemahan rupiah membuat biaya berwisata di Indonesia menjadi relatif lebih murah bagi wisatawan asing.

{{caption}}
Belanja Pemerintah Triwulan I Dorong Jumlah Uang Beredar, Ekonom Ingatkan Hati-hati

Peningkatan belanja pemerintah pada triwulan I 2026 disebut ekonom Josua Pardede turut mendorong jumlah uang beredar, namun efeknya perlu dicermati agar pertumbuhan ekonomi berkualitas.

{{caption}}
Sorotan Ekonomi Terkini: Biaya Pemusnahan Pakaian Impor Bekas hingga Pertumbuhan Uang Beredar M2

Simak Sorotan Ekonomi Terkini: Mendag tegaskan biaya pemusnahan pakaian impor bekas tidak pakai APBN, hingga pertumbuhan uang beredar M2 yang positif.