Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Kapolda Lampung Ancam Tembak Begal: Silakan Kalau Mau Coba-Coba

{{caption}}
Penyesalan Anggota DPRD Jember Merokok dan Main Game saat Rapat

{{caption}}
Tundukkan Kepala, Anggota DPRD Jember Minta Maaf Merokok dan Main Game saat Rapat

{{caption}}
Mulai Hari ini, Buang Sampah Sembarangan di Palembang Kena Hukuman Berlapis

{{caption}}
Momen Nadiem Emosi Dituntut Kejaksaan 27 Tahun Penjara: Lebih Besar dari Teroris!

{{caption}}
Peringatan Terakhir Gerindra untuk Anggota DPRD Jember Merokok dan Main Game saat Rapat

Topik Terkait
{{caption}}
BI Sebut Momen Ramadan Mendorong Peningkatan Jumlah Uang yang Beredar

Bank Indonesia (BI) menjelaskan berbagai faktor yang memengaruhi jumlah uang yang beredar di masyarakat.

{{caption}}
Data Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh 10 Persen di Januari 2026, Tembus Rp10.117 Triliun

Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 14,9 persen (yoy) dan uang kuasi sebesar 5,4 persen (yoy).

{{caption}}
BI: Pertumbuhan Uang Beredar M2 Desember 2025 Capai Rp10.133,1 Triliun

Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar M2 pada Desember 2025 tumbuh lebih tinggi, mencapai Rp10.133,1 triliun, menunjukkan peningkatan signifikan dalam peredaran uang di masyarakat.

{{caption}}
BI Catat Uang Beredar pada November 2025 Mencapai Rp9.891,6 triliun

Bank Indonesia mencatat uang beredar M2 tumbuh 8,3 persen pada November 2025 menjadi Rp9.891,6 triliun, didorong M1, kredit, dan DPK.

{{caption}}
Menkeu Purbaya Gelontorkan Rp 200 Triliun, Jumlah Uang Beredar Meningkat

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan peningkatan jumlah uang beredar disebabkan oleh penyaluran dana saldo anggaran lebih (SAL) dari pemerintah.

{{caption}}
Uang Beredar di Indonesia Mencapai Rp9.239 Triliun per Februari 2025

Ramdan menjelaskan, perkembangan M2 pada Februari 2025 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih.

{{caption}}
Peredaran Uang di Januari 2025 Tumbuh Pesat, Capai Rp9.232 Triliun

BI mencatat, uang kartal yang beredar di masyarakat pada Januari 2025 sebesar Rp1.010,0 triliun.

{{caption}}
Data Bank Indonesia: Uang Beredar di Juli 2024 Tembus Rp8.970 Triliun

Perkembangan peredaran uang terutama didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 6,3 persen (yoy) dan uang kuasi sebesar 7,2 persen (yoy).

{{caption}}
Uang Beredar di Bulan Juni 2024 Tembus Rp9.026 triliun

Peredaran uang di bulan Juni 2024, tumbuh 7,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

{{caption}}
Pengusaha Khawatir Ancaman PHK Dipicu Pelemahan Kurs Rupiah

Pengusaha sudah mulai waspada ketika rupiah menyentuh level Rp17.000 per dolar AS, namun pelemahan yang berlanjut hingga menembus level Rp17.600 per USD.

{{caption}}
OPINI: Rupiah, Persepsi, dan Psikologi Krisis

Saat pelemahan mata uang tidak lagi sekadar persoalan fundamental.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, 15 Mei 2026 Sentuh 17.600 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mencapai angka 17.600 pada pagi hari Jumat, 15 Mei 2026.

{{caption}}
Menteri Bahlil Kaji Dampak Pelemahan Rupiah Terhadap Harga BBM

Laode belum bisa memastikan apakah pelemahan nilai tukar mata uang garuda bakal turut menyebabkan harga BBM naik pada bulan berikutnya.

{{caption}}
FOTO: Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS

Rupiah kembali tertekan hingga mencetak rekor pelemahan terdalam sepanjang sejarah di tengah derasnya tekanan glo

{{caption}}
Rupiah Melemah di Tengah Penguatan Ringgit dan Dolar Singapura, Ternyata Ini Penyebabnya

Tidak semua mata uang Asia mengalami nasib serupa. Ringgit Malaysia dan dolar Singapura justru relatif lebih stabil dibanding rupiah.

{{caption}}
Sorotan Ekonomi Terkini: Biaya Pemusnahan Pakaian Impor Bekas hingga Pertumbuhan Uang Beredar M2

Simak Sorotan Ekonomi Terkini: Mendag tegaskan biaya pemusnahan pakaian impor bekas tidak pakai APBN, hingga pertumbuhan uang beredar M2 yang positif.