Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Dua Usulan NasDem soal Ambang Batas Parlemen, Besarannya Naik di Atas 6 Persen

{{caption}}
Saat Mobil Terperosok ke Septic Tank yang Menyatu dengan Garasi di Depok

{{caption}}
Dealer Kendaraan di Lampung Selatan Dibobol Maling, 4 Motor Raib

{{caption}}
Lagi Asyik Minum Tuak, Pria di Deli Serdang Tewas Ditusuk Mantan Napi

{{caption}}
Cek Fakta: Hoaks Artikel Demo Mahasiswa di Jakarta Tuntut Presiden dan Wapres Dimakzulkan pada 20 April 2026

{{caption}}
Usut Kasus Pekerja Rumah Tangga Lompat dari Lantai 4 di Benhil, Begini Langkah Polisi

Topik Terkait
{{caption}}
Data Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh 10 Persen di Januari 2026, Tembus Rp10.117 Triliun

Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 14,9 persen (yoy) dan uang kuasi sebesar 5,4 persen (yoy).

{{caption}}
BI Catat Uang Beredar pada November 2025 Mencapai Rp9.891,6 triliun

Bank Indonesia mencatat uang beredar M2 tumbuh 8,3 persen pada November 2025 menjadi Rp9.891,6 triliun, didorong M1, kredit, dan DPK.

{{caption}}
Tahukah Anda? Rp200 Triliun Dana Pemerintah Suntik Likuiditas Ekonomi, Dorong Pertumbuhan di Atas 5 Persen

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan penempatan Rp200 triliun dana pemerintah di Himbara sukses tingkatkan Likuiditas Ekonomi nasional, memicu optimisme pertumbuhan di atas 5 persen.

{{caption}}
Tahukah Anda? Penempatan Rp200 Triliun di Himbara Sukses Tingkatkan Likuiditas Ekonomi Nasional, Ini Kata Menkeu

Menteri Keuangan mengungkapkan penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp200 triliun di Himbara secara signifikan meningkatkan likuiditas ekonomi. Simak dampaknya!

{{caption}}
Uang Beredar di Indonesia Mencapai Rp9.239 Triliun per Februari 2025

Ramdan menjelaskan, perkembangan M2 pada Februari 2025 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih.

{{caption}}
Peredaran Uang di Januari 2025 Tumbuh Pesat, Capai Rp9.232 Triliun

BI mencatat, uang kartal yang beredar di masyarakat pada Januari 2025 sebesar Rp1.010,0 triliun.

{{caption}}
Data Bank Indonesia:Uang Beredar Oktober 2024 Tembus Rp9.078 Triliun

Uang kartal yang beredar di masyarakat pada Oktober 2024 sebesar Rp970,1 triliun, atau tumbuh 12,4 persen (yoy).

{{caption}}
Data Bank Indonesia: Uang Beredar di Juli 2024 Tembus Rp8.970 Triliun

Perkembangan peredaran uang terutama didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 6,3 persen (yoy) dan uang kuasi sebesar 7,2 persen (yoy).

{{caption}}
Uang Beredar di Bulan Juni 2024 Tembus Rp9.026 triliun

Peredaran uang di bulan Juni 2024, tumbuh 7,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

{{caption}}
Gubernur: Nilai Tukar Rupiah Sekarang Undervalued Dibanding Fundamentalnya

Perry menjelaskan, kondisi ekonomi domestik yang tetap solid seharusnya menjadi penopang penguatan rupiah.

{{caption}}
Respons BI Soal Rupiah Tembus Rp17.300

Rupiah menembus Rp17.300 per dolar AS. BI menyebut tekanan global sebagai pemicu dan memperkuat intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

{{caption}}
Warga Indonesia Ternyata Gemar Bayar Pakai QRIS, Pertumbuhannya Capai 111,94 Persen

Perry mengatakan, secara keseluruhan pertumbuhan transaksi ekonomi dan keuangan digital triwulan I-2026 tetap tinggi.

{{caption}}
Strategi Bank Indonesia Redam Ancaman Inflasi Usai Kenaikan Harga BBM Non Subsidi

Kenaikan harga energi global, jalur perdagangan, hingga risiko cuaca ekstrem seperti El Nino menjadi faktor yang dapat mendorong kenaikan harga barang.

{{caption}}
Harga BBM Nonsubsidi Naik, BI Jelaskan Dampaknya

Bank Indonesia (BI) memberikan tanggapan terkait dampak dari penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi terhadap perekonomian.

{{caption}}
BI Siapkan New BI-FAST, Bikin Transfer ke Luar Negeri Makin Gampang

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan transaksi digital yang kian pesat seiring meningkatnya adopsi pembayaran elektronik di masyarakat.