KSSK
-
News •Stabilitas Rupiah: Pemerintah dan BI Perkuat Koordinasi Hadapi Pelemahan Nilai TukarPemerintah dan Bank Indonesia (BI) memperkuat koordinasi untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah pelemahan nilai tukar, dengan fokus pada fundamental ekonomi dan langkah-langkah intervensi pasar guna menghadapi gejolak spekulatif.
-
News •Belanja Pemerintah Triwulan I Dorong Jumlah Uang Beredar, Ekonom Ingatkan Hati-hatiPeningkatan belanja pemerintah pada triwulan I 2026 disebut ekonom Josua Pardede turut mendorong jumlah uang beredar, namun efeknya perlu dicermati agar pertumbuhan ekonomi berkualitas.
-
News •Ekonom: Sinergi Antar Lembaga Krusial untuk Stabilisasi Kurs RupiahEkonom menyoroti pentingnya sinergi lintas otoritas untuk Stabilisasi Kurs Rupiah, seiring pelemahan nilai tukar mata uang garuda akibat ketegangan geopolitik global.
-
News •OJK Tegaskan Fundamental Sektor Keuangan Kuat Meski Fitch Revisi Outlook Peringkat IndonesiaOtoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan fundamental sektor keuangan Indonesia tetap kuat, meskipun Fitch Ratings merevisi outlook peringkat kredit sovereign menjadi negatif. Bagaimana OJK menjaga stabilitas di tengah dinamika global?
-
Ekonomi •Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Optimis Rupiah Menguat ke Level Rp15.000 per Dolar ASMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini Bank Indonesia berpeluang mendorong **Rupiah Menguat** hingga Rp15.000 per dolar AS, didorong fundamental ekonomi yang membaik dan aliran modal asing.
-
Ekonomi •LPS Berikan Relaksasi Premi untuk 104 Bank Terdampak Bencana di SumateraLembaga Penjamin Simpanan (LPS) memberikan relaksasi pembayaran premi kepada 104 bank di Sumatera yang terdampak bencana, menjaga likuiditas dan mendukung pemulihan ekonomi daerah.
-
Ekonomi •Kurs Rupiah Dekati Rp17.000: Ujian Kredibilitas Kebijakan Ekonomi IndonesiaKurs Rupiah Indonesia sempat menyentuh rekor terlemah, mendekati Rp17.000 per dolar AS, memicu pertanyaan besar tentang kredibilitas kebijakan ekonomi dan fiskal nasional.
-
Ekonomi •Calon Deputi Gubernur BI Solikin Juhro Siap Atasi Kendala Permintaan Kredit dengan Program PinisiCalon Deputi Gubernur BI, Solikin M. Juhro, berkomitmen atasi kendala permintaan kredit perbankan melalui program 'Pinisi' untuk mendorong penyerapan likuiditas ke sektor riil. Simak strateginya!
-
Ekonomi •OJK: Likuiditas Bank Tetap Kuat Meski Ada Dampak Penarikan SAL Rp75 TriliunOtoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan **dampak penarikan SAL** sebesar Rp75 triliun dari bank-bank Himbara tidak mengganggu likuiditas perbankan nasional, menunjukkan sektor keuangan yang tangguh. Simak analisis mendalamnya.
-
Ekonomi •Festival LPS Warna dari Timur: Dorong Kebangkitan Ekonomi KTI dan Literasi KeuanganLembaga Penjamin Simpanan (LPS) menggelar Festival LPS Warna dari Timur di Makassar, sebuah inisiatif strategis untuk membangkitkan ekonomi Kawasan Timur Indonesia (KTI) serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menabung di bank.
-
News •Tahukah Anda? Rp200 Triliun Dana Pemerintah Suntik Likuiditas Ekonomi, Dorong Pertumbuhan di Atas 5 PersenMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan penempatan Rp200 triliun dana pemerintah di Himbara sukses tingkatkan Likuiditas Ekonomi nasional, memicu optimisme pertumbuhan di atas 5 persen.
-
Ekonomi •Fakta Menarik: Yield SUN 10 Tahun Turun 95 BPS, Menkeu Sebut Pasar SBN Lanjutkan Tren Perbaikan di Kuartal III-2025Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan **pasar SBN** terus membaik pada Kuartal III-2025, ditandai penurunan yield dan dukungan likuiditas domestik yang kuat.
-
Ekonomi •Tahukah Anda? Penempatan Rp200 Triliun di Himbara Sukses Tingkatkan Likuiditas Ekonomi Nasional, Ini Kata MenkeuMenteri Keuangan mengungkapkan penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp200 triliun di Himbara secara signifikan meningkatkan likuiditas ekonomi. Simak dampaknya!
-
Ekonomi •Fakta Menarik: Tabungan Masyarakat Naik Signifikan, Simpanan di Atas Rp5 Miliar Melonjak 16,24% Menurut LPSLembaga Penjamin Simpanan (LPS) melaporkan **tabungan masyarakat** mengalami pertumbuhan di berbagai segmen, dengan simpanan di atas Rp5 miliar melonjak 16,24%. Apa penyebab kenaikan ini dan bagaimana dampaknya?
-
Ekonomi •Terungkap: Porsi Nasabah dengan Suku Bunga Simpanan di Atas TBP LPS Melonjak, Bank Diminta Turunkan BungaLembaga Penjamin Simpanan (LPS) mendesak perbankan untuk menurunkan suku bunga simpanan, menyusul peningkatan signifikan porsi nasabah dengan bunga di atas Tingkat Bunga Penjaminan (TBP). Apa dampaknya bagi stabilitas keuangan?
-
Ekonomi •Ketua KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia di Triwulan I-2024 Masih TerjagaHal itu didukung oleh kondisi dari APBN kebijakan fiskal, kebijakan moneter dari Bank Indonesia dan sektor keuangan yang stabil.
-
Ekonomi •Sri Mulyani Pastikan Sistem Keuangan RI di Kuartal II-2023 Masih AmanKetua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Sri Mulyani Indrawati, menyampaikan pada kuartal II-2023 kondisi keuangan Indonesia tetap terjaga.
-
Ekonomi •Stabilitas Sistem Keuangan RI Tetap Aman di Tengah Gejolak Ekonomi GlobalKetua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, pada kuartal I-2023 kondisi keuangan Indonesia tetap terjaga ditengah tantangan pasar keuangan global.
-
Ekonomi •Menkeu Sri Mulyani Janji Terus Waspadai Kenaikan Inflasi Imbas Perang Rusia-UkrainaPerang Rusia dan Ukraina tidak hanya membawa dampak negatif bagi kedua negara tetapi juga bagi seluruh dunia. Berbagai lembaga bahkan merevisi sejumlah target perekonomian dan mewaspadai kenaikan inflasi akibat naiknya sejumlah harga komoditas.
-
Ekonomi •Sri Lanka Bangkrut Tak Sanggup Bayar Utang, Bagaimana Kondisi Indonesia?Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) mencatat Sri Lanka gagal membayar utang atau default sebesar USD51 miliar. Angka tersebut setara Rp732 triliun dengan asumsi kurs Rp14.360 per USD.