Demo Agustus Menyusut, Purbaya Jadikan Ukuran Ekonomi Membaik

Purbaya menyebut jumlah peserta demo Agustus 2026 turun dibanding tahun lalu dan jadi indikator kepuasan ekonomi. Ia melihat sinyal positif sejak Juli–Agustus.

Immanuel Christian
Oleh Immanuel Christian - Reporter
Demo Agustus Menyusut, Purbaya Jadikan Ukuran Ekonomi Membaik
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di kawasan Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu (6/5/2026). (Foto: Liputan6.com/Arief RH)

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut jumlah masyarakat yang mengikuti aksi demonstrasi pada Agustus 2026 lebih sedikit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ia menilai kondisi tersebut dapat menjadi indikator langsung tingkat kepuasan masyarakat terhadap kondisi ekonomi dan kebijakan pemerintah.

Purbaya menuturkan, meski aksi demonstrasi mahasiswa pada Agustus 2026 tetap berlangsung dalam skala besar, keterlibatan masyarakat umum terlihat berkurang signifikan dibanding aksi tahun lalu.

"Kalau ekonominya mulai membaik, harusnya masyarakat yang ikut demo lebih sedikit, apalagi jika dibandingkan tahun lalu. Demo mahasiswa memang tetap besar, tetapi masyarakat yang terlibat cenderung sedikit," kata Purbaya di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Selasa (8/9/2026).

Menurut Purbaya, berbagai kebijakan pemerintah mulai memberikan dampak nyata terhadap perekonomian, setelah sebelumnya dinilai belum masuk secara optimal ke dalam sistem. Ia mencatat sinyal positif itu mulai tampak pada Juli dan Agustus 2026.

Purbaya: Dampak Kebijakan Akan Langsung Terasa

Ia berharap tren perbaikan ekonomi nasional berlanjut melalui pelaksanaan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang diimbangi sinkronisasi kebijakan fiskal secara konsisten.

"Saya yakin kalau kebijakan pemerintah Pak Prabowo dijalankan terus dengan sinkronisasi kebijakan fiskal yang baik, kondisi ekonomi akan terus membaik," ujar Purbaya.

Menurutnya, percepatan pertumbuhan ekonomi secara bertahap akan segera dirasakan oleh masyarakat kelas menengah ke bawah. Bertambahnya uang beredar di dalam sistem perekonomian juga dinilai bakal memperkuat daya beli ke depan.

Rekomendasi