Dobrak Strategi Baru, Ini Jajaran Pimpinan Pertamina Foundation

Pergantian kepemimpinan ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan dorongan untuk melaju lebih cepat.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Dobrak Strategi Baru, Ini Jajaran Pimpinan Pertamina Foundation
Dobrak Strategi Baru, Ini Jajaran Pimpinan Pertamina Foundation

Pertamina Foundation merespons tantangan transisi energi dan keberlanjutan dengan menyegarkan lini kepemimpinannya melalui Town Hall Meeting bertajuk “Continuity, Appreciation & New Leadership”. Momentum ini menjadi pijakan awal untuk memperkuat arah strategis lembaga sekaligus mendorong integrasi ekosistem pendidikan bersama Pertamina Group.

President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan dorongan untuk melaju lebih cepat.

"Town Hall Meeting hari ini bukan sekadar acara serah terima jabatan, melainkan bentuk keberlanjutan perjalanan. Kita menghargai dan belajar dari masa lalu, namun harus terus melangkah ke depan. Pertamina Foundation harus menjadi enabler dan katalisator transformasi Pertamina Group," ujar Agus Mashud di Jakarta, Selasa (8/9).

Ia juga menambahkan sejumlah target krusial yang siap dieksekusi ke depan.

"Ke depan, target utama kita mencakup pencapaian zero incident HSSE, pengembangan teknologi IT yang unggul, kreativitas riset di bidang biofuel, panel surya, serta waste management yang memberikan manfaat nyata bagi bisnis Pertamina dan masyarakat, hingga penguatan pengembangan bisnis yang mampu membawa institusi tumbuh menjadi pemain global," tegasnya.

Wajah Baru di Lini Kepemimpinan

Untuk mengawal eksekusi strategi tersebut, jajaran pimpinan baru resmi diperkenalkan:

Dewan Pengawas Pertamina Foundation (Periode 2026):

  • Robby Rafid (Ketua)
  • Arya Dwi Paramita (Anggota)
  • Ivahtun Nurhayati (Anggota)
  • Erni Ginting (Anggota)
  • Bambang Pediantoro (Anggota)

Rektor Universitas Pertamina (Periode 2026–2031):

  • Prof. Dr. Ir. Ichsan Setya Putra (Menggantikan Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, MS. IPU.)

Pihak Dewan Pengawas menegaskan komitmennya untuk membawa tiga fokus utama, yakni stronger governance (tata kelola kuat), stronger collaboration (kolaborasi erat), dan greater impact (dampak lebih besar).

Sinergi Riset dan Aksi Nyata

Mantan Ketua Dewan Pengawas Pertamina Foundation periode 2021–2026, Syahrial Mukhtar, turut memberikan pandangannya mengenai peran vital kolaborasi antara Pertamina Foundation dan Universitas Pertamina (UPER).

"Perubahan iklim, transisi energi, hingga standar ESG telah menjadikan sustainability sebagai core daya saing bisnis. Ekosistem Pertamina yang besar membutuhkan dukungan riset dan aksi lingkungan yang sepadan. PF dan UPER harus memosisikan diri sebagai creator value. Wilayah operasi Pertamina dapat menjadi living laboratory riset UPER, dan program PF menjadi platform eksekusi serta scale-up solusi keberlanjutan," ungkap Syahrial.

Rekam Jejak Capaian

Langkah baru ini dibangun di atas fondasi capaian yang solid:

  • Ekonomi Masyarakat: Mengembangkan 44 Desa Energi Berdikari, melatih 6.325 UMKM, mendanai 840 UMKM (PFpreneur), dan mengawal 367 proyek sosial muda (PFmuda).
  • Lingkungan: Menanam 4,7 juta bibit pohon di lahan seluas 2.939 hektare.
  • Pendidikan & Inovasi: Membagikan beasiswa ke 6.619 mahasiswa (PFprestasi) serta mengarahkan 36 proyek inovasi energi (PFsains) yang menekan emisi hingga 34.719 kg CO₂ per tahun.
  • Prestasi UPER: Mengantongi Akreditasi UNGGUL dari BAN-PT, masuk Top 4 Kampus Terbaik Nasional untuk SDG's 7 versi THE Impact Rankings 2025, dan meraih Silver Medal di SINTA Award 2025.

Dengan kepemimpinan baru ini, Pertamina Foundation dan Universitas Pertamina siap memperkuat penyediaan teknologi bersih, riset terapan, dan talenta siap pakai demi mengakselerasi transformasi energi nasional.

Rekomendasi