Pembangunan RS Muhammadiyah Lombok Timur: Semangat Pantang Menyerah Wujudkan Layanan Kesehatan
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, menegaskan dukungan penuh terhadap Pembangunan RS Muhammadiyah Lombok Timur yang akan beroperasi Oktober 2026, demi pemerataan layanan kesehatan.
Muhammadiyah menunjukkan komitmen kuat dalam pemerataan layanan kesehatan di Indonesia. Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Rumah Sakit Muhammadiyah di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Peresmian ini menandai langkah maju dalam upaya menyediakan fasilitas kesehatan yang mudah diakses oleh masyarakat setempat.
Abdul Mu'ti menegaskan bahwa pembangunan rumah sakit ini merupakan bukti nyata dari niat kuat Muhammadiyah yang tidak mudah dihentikan. Ia secara langsung mengikuti dinamika serta perjuangan panjang di balik terwujudnya fasilitas kesehatan tersebut. Rumah sakit ini diharapkan dapat mulai beroperasi pada Oktober 2026, memberikan harapan baru bagi warga Lombok Timur.
Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, turut menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Muhammadiyah ini. Keberadaan RS Muhammadiyah Lombok Timur dipandang sebagai kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. Dukungan penuh dari berbagai pihak diharapkan mempercepat realisasi operasional rumah sakit.
Semangat Pantang Menyerah Muhammadiyah dalam Pembangunan
Abdul Mu'ti menyoroti semangat juang Muhammadiyah yang luar biasa dalam merealisasikan proyek-proyek besar. Ia memberikan contoh pembangunan fasilitas air bersih dan rumah sakit di berbagai daerah yang seringkali dimulai dengan dana terbatas. Namun, berkat niat tulus dan ikhtiar bersama, proyek-proyek tersebut selalu berhasil diselesaikan.
Menurutnya, tekad kuat anggota Muhammadiyah seringkali membuat proyek yang awalnya terlihat mustahil menjadi kenyataan. Ia menyebutkan bahwa perbedaan antara niat dan nekat terkadang sangat tipis dalam organisasi ini. Sebuah rancangan senilai Rp100 miliar bisa dimulai dengan Rp100 juta, namun pada akhirnya tetap terwujud.
Muhammadiyah secara konsisten mengembangkan sistem yang bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan. Pembangunan rumah sakit di Lombok Utara dan Lombok Timur menjadi bukti nyata komitmen ini. Organisasi ini tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga menyediakan bantuan alat, ambulans, hingga pendampingan.
Langkah-langkah tersebut memastikan bahwa layanan kesehatan dapat menjangkau komunitas yang selama ini kesulitan mengakses fasilitas medis. Ini menunjukkan pendekatan holistik Muhammadiyah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Pentingnya Budaya Hidup Sehat dan Peran Muhammadiyah
Selain fokus pada pembangunan infrastruktur kesehatan, Abdul Mu'ti, yang juga menjabat sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), menekankan pentingnya membangun budaya hidup sehat di masyarakat. Ia berpendapat bahwa lebih baik mengedukasi masyarakat untuk hidup sehat dan menciptakan lingkungan yang sehat. Hal ini dianggap lebih efektif daripada hanya terus-menerus membangun rumah sakit.
Ia mengutip data dari Kementerian Kesehatan yang menunjukkan tiga masalah kesehatan dominan pada anak sekolah. Masalah tersebut meliputi gigi, mata, dan telinga, yang seringkali disebabkan oleh pola makan tidak sehat. Selain itu, penggunaan gawai berlebihan dan minimnya aktivitas fisik juga menjadi faktor pemicu utama.
Dengan demikian, upaya promotif dan preventif menjadi krusial dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat. Muhammadiyah melalui berbagai programnya diharapkan dapat berperan aktif dalam mengedukasi dan membimbing masyarakat. Tujuannya adalah untuk mengadopsi gaya hidup yang lebih baik sejak dini.
Apresiasi dan Optimisme Pemerintah Daerah
Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, menyampaikan apresiasi mendalam atas berdirinya Rumah Sakit Muhammadiyah Lombok Timur. Ia menyatakan keyakinannya bahwa setiap proyek yang dibangun oleh Muhammadiyah pasti akan terwujud. Hal ini terbukti dari keberhasilan pembangunan rumah sakit di wilayah Kabupaten Lombok Timur.
Gubernur Iqbal optimistis bahwa dengan kekuatan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki Muhammadiyah, rumah sakit ini akan berkembang pesat. Ia percaya fasilitas ini akan membawa manfaat besar bagi seluruh masyarakat di Lombok Timur. Dukungan penuh dari pemerintah daerah juga akan terus diberikan untuk kelancaran operasionalnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh operasional rumah sakit yang direncanakan mulai Oktober 2026. Kolaborasi antara Muhammadiyah, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih baik dan inklusif di NTB.
Sumber: AntaraNews