Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, tengah mempercepat penyelesaian pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuan Besar Syarif Idrus (TBSI). Proyek strategis ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025 dan siap beroperasi penuh pada awal tahun 2026 mendatang.
Percepatan ini merupakan bagian dari Pelaksanaan Quick Win atau Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diinisiasi pemerintah daerah. Optimisme ini muncul setelah evaluasi menunjukkan progres pembangunan yang signifikan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya, Yusran Anizam, mengungkapkan bahwa dukungan perizinan dan sarana pendukung seperti listrik, telekomunikasi, serta air bersih juga terus dipersiapkan. Hal ini memastikan operasional RSUD dapat berjalan lancar.
Advertisement
Advertisement
Progres Pembangunan dan Target Operasional RSUD Tuan Besar Syarif Idrus
Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya, Yusran Anizam, menyatakan bahwa progres pembangunan infrastruktur RSUD Tuan Besar Syarif Idrus berjalan sesuai rencana dan menunjukkan capaian signifikan. Berdasarkan data terkini, capaian pembangunan memicu optimisme tinggi untuk penyelesaian tepat waktu.
"Alhamdulillah, hasil evaluasi berdasarkan data terkini menunjukkan progres pembangunan RSUD TBSI cukup optimistis dapat selesai tahun ini," ujar Yusran Anizam di Sungai Raya, Sabtu. Ia juga menambahkan bahwa dukungan perizinan dan sarana pendukung seperti listrik, jaringan telekomunikasi, serta air bersih diharapkan siap pada akhir tahun.
Dengan persiapan yang matang ini, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menargetkan RSUD Tuan Besar Syarif Idrus dapat beroperasi secara penuh pada awal tahun 2026. Target ini disampaikan dalam rapat monitoring peningkatan status RSUD TBSI yang dihadiri Asisten Deputi Peningkatan Sumber Daya Kesehatan Kementerian Koordinator PMK.
Advertisement
Advertisement
Tantangan Pemenuhan SDM Kesehatan dan Komitmen Pemerintah Daerah
Meskipun pembangunan fisik RSUD Tuan Besar Syarif Idrus menunjukkan progres yang baik, tantangan utama masih terletak pada pemenuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK). Kebutuhan akan tenaga dokter spesialis menjadi prioritas yang terus diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus berkoordinasi intensif untuk memastikan kebutuhan tenaga medis dan nonmedis terpenuhi secara optimal. Langkah-langkah strategis sedang disiapkan untuk mengatasi defisit SDMK ini.
"Kita berkomitmen memprioritaskan kebutuhan SDMK, termasuk melalui formasi CPNS ke depan. Ini penting agar rumah sakit dapat beroperasi dengan optimal," tegas Yusran Anizam. Komitmen ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menyediakan layanan kesehatan berkualitas di RSUD Tuan Besar Syarif Idrus.
Advertisement
Advertisement
Layanan Unggulan dan Dukungan Penuh dari Pemerintah Pusat
RSUD Tuan Besar Syarif Idrus nantinya akan menyediakan layanan unggulan yang fokus pada penanganan penyakit prioritas seperti kanker, jantung, dan stroke. Pemilihan layanan ini didasarkan pada tingginya angka penderita serta dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan pada masyarakat.
"Penyakit ini cukup banyak diderita masyarakat dan dapat menyebabkan multiplier effect, termasuk risiko rumah tangga jatuh miskin. Karena itu, layanan unggulan ini menjadi penting untuk kita siapkan," jelas Yusran. Layanan ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup.
Dukungan terhadap pembangunan RSUD Tuan Besar Syarif Idrus juga datang dari pemerintah pusat. Asisten Deputi Kemenko PMK, Redemtus Alfredo Sani Fenat, memberikan apresiasi tinggi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Ia menyebut Kubu Raya sebagai salah satu daerah dengan capaian terbaik di antara penerima Dana Alokasi Khusus (DAK).
Advertisement
"Kami melihat progresnya sangat baik dan optimis dapat selesai tepat waktu. Kubu Raya termasuk yang berada di papan atas," kata Alfredo. Pemerintah pusat siap memberikan dukungan penuh, termasuk fasilitasi kebutuhan listrik, akreditasi rumah sakit, serta proses kredensialing dengan BPJS Kesehatan.
Sumber: AntaraNews