Cerita Lengkap Nasabah Wanita di Purworejo Alami Pelecehan Saat Ditagih Debt Collector

Nasabah wanita itu mengaku dipaksa debt collector untuk mengikuti permintaannya.

Danny Adriadhi Utama
Oleh Danny Adriadhi Utama - Reporter
Cerita Lengkap Nasabah Wanita di Purworejo Alami Pelecehan Saat Ditagih Debt Collector
Penangkapan debt collector pelaku pelecehan nasabah di Purworejo. (tangkapan layar media sosial).

Viral video di media sosial terdapat polisi mengamankan seorang pria dari indekos di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah lantaran diduga melakukan pelecehan seksual nasabah perempuan. Pria tersebut diduga merupakan seorang debt collector (DC) dari pinjaman online.

Dalam video yang tersebar, polisi menggedor pintu kos kedapatan seorang DC tersebut tengah bersama seorang wanita yang merupakan nasabah pinjaman online. Wanita itu mengaku dipaksa debt collector untuk mengikuti permintaannya.

"Dia maksa-maksa saya," ucap perempuan tersebut dalam video.

Dalam penggerebekan itu, suami juga ikut hadir tidak terima perkara tersebut kemudian dilaporkan oleh korban ke Polsek Bayan, Polres Purworejo.

“Jadi Polsek Bayan kedatangan masyarakat untuk dimintai pelayanan untuk mendatangi sebuah kos-kosan yang diduga di situ ada istrinya,” kata Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Dwiyono saat dikonfirmasi, Kamis (23/7).

“Setelah itu ternyata betul sebagaimana yang ada di medsos, ada di dalam kos-kosan sama seorang laki-laki," ujarnya.

Penangkapan debt collector pelaku pelecehan nasabah di Purworejo. (tangkapan layar media sosial).
Penangkapan debt collector pelaku pelecehan nasabah di Purworejo. (tangkapan layar media sosial).

Dia mengatakan laki-laki yang berada di dalam kamar itu merupakan penagih utang pinjaman online, sedangkan perempuannya adalah debiturnya.

“Latar belakangnya si perempuan itu memiliki utang pinjaman online tidak menepati pembayaran, ditagih lewat WhatsApp kemudian didatangi," ujarnya.

Setelah itu terjalin komunikasi yang kemudian sampai mengarah kepada arah utangsekitar Rp4 juta. Saat berada di kamar indekos, dia mengatakan sempat terjadi pelecehan seksual.

“Berdasarkan keterangan ibunya, itu sudah sempat dipegang paha, tetapi belum sampai kepada hubungan badan,” jelasnya.

Kemudia laporan soal pelecehan seksual ini dicabut setelah korban dan pelaku menyelesaikan secara kekeluargaan.

"Iya, mereka justru melakukan mediasi dengan pelaku. Akhirnya ke dua belah pihak buat kesepakatan dan penyelesaian secara kekeluargaan,” tutupnya.

Rekomendasi