Legislator Jabar Dorong Optimalisasi Pelayanan RSUD Pameungpeuk untuk Masyarakat Selatan

Anggota DPRD Jabar mendesak Optimalisasi Pelayanan RSUD Pameungpeuk di Garut, yang krusial bagi akses kesehatan masyarakat di beberapa kabupaten selatan Jawa Barat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Legislator Jabar Dorong Optimalisasi Pelayanan RSUD Pameungpeuk untuk Masyarakat Selatan
Anggota DPRD Jabar mendesak Optimalisasi Pelayanan RSUD Pameungpeuk di Garut, yang krusial bagi akses kesehatan masyarakat di beberapa kabupaten selatan Jawa Barat. (AntaraNews)

Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Aten Munajat, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pameungpeuk, Kabupaten Garut. Desakan ini muncul mengingat posisi strategis RSUD Pameungpeuk yang melayani kebutuhan medis masyarakat di wilayah selatan Jawa Barat, termasuk sebagian Kabupaten Tasikmalaya dan Cianjur. Pernyataan tersebut disampaikan Aten Munajat di Garut, baru-baru ini.

Optimalisasi ini menjadi krusial karena RSUD Pameungpeuk merupakan satu-satunya fasilitas kesehatan rujukan yang mudah dijangkau bagi warga di wilayah pelosok selatan Jabar. Selama ini, masyarakat di daerah tersebut kerap menghadapi kendala aksesibilitas untuk mendapatkan layanan rumah sakit yang memadai karena jarak yang jauh menuju fasilitas di perkotaan. Oleh karena itu, perhatian khusus terhadap rumah sakit ini sangat dibutuhkan.

Komisi V DPRD Jabar, yang memiliki fokus pada bidang kesehatan, secara berkelanjutan melakukan pengawasan terhadap berbagai fasilitas layanan kesehatan, terutama rumah sakit yang pendanaannya bersumber dari Pemerintah Provinsi Jabar. Pengawasan ini memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pelayanan medis bagi seluruh lapisan masyarakat.

Keberadaan RSUD Pameungpeuk memiliki peran vital dalam memenuhi kebutuhan kesehatan warga di wilayah selatan Jawa Barat yang selama ini kesulitan mengakses layanan medis di perkotaan. Aten Munajat menyoroti bahwa rumah sakit ini melayani tidak hanya warga Garut, tetapi juga menjangkau sebagian masyarakat dari Kabupaten Tasikmalaya di sebelah timur dan Kabupaten Cianjur di sebelah barat. Kondisi geografis yang menantang membuat RSUD Pameungpeuk menjadi tumpuan utama bagi mereka.

Oleh karena itu, legislator Jabar ini menekankan bahwa RSUD Pameungpeuk harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah provinsi. Perhatian ini mencakup berbagai aspek, mulai dari ketersediaan tenaga medis yang kompeten, jumlah dokter spesialis yang memadai, hingga kelengkapan peralatan medis modern. Peningkatan ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat untuk berobat ke kota-kota besar.

"Ada rumah sakit di selatan yaitu RSU Pameungpeuk yang harus lebih diperhatikan intinya, apalagi itu kan melayani beberapa kabupaten, ke sininya (kabupaten) Tasikmalaya, ke sananya Cianjur," kata Aten Munajat. Pernyataan ini menggarisbawahi cakupan layanan RSUD Pameungpeuk yang luas dan strategis.

Dengan fasilitas yang lengkap dan dekat, masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pusat kota Garut atau bahkan ke Bandung untuk mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan. Hal ini akan sangat membantu mengurangi beban biaya dan waktu yang harus dikeluarkan oleh pasien dan keluarganya.

Untuk mewujudkan Optimalisasi Pelayanan RSUD Pameungpeuk, Komisi V DPRD Jabar bersama Dinas Kesehatan Jabar telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Kunjungan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi dari masyarakat dan tenaga kesehatan setempat mengenai kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi. Hasil peninjauan ini menjadi dasar untuk perencanaan peningkatan fasilitas di masa mendatang.

Dari hasil peninjauan tersebut, beberapa kebutuhan mendesak yang teridentifikasi antara lain adalah penyediaan tempat dan fasilitas untuk cuci darah, penambahan peralatan medis yang lebih modern dan canggih, serta peningkatan jumlah dokter spesialis. Ketersediaan layanan cuci darah, misalnya, akan sangat membantu pasien gagal ginjal yang selama ini harus pergi ke kota lain.

Aten Munajat menambahkan, "Fasilitasnya harus dilengkapi, kemudian misalnya dokter spesialis juga terus ditambah, karena dengan adanya fasilitas rumah sakit yang lengkap dan dekat maka tidak harus pergi ke Garut (daerah kota) atau Bandung." Pernyataan ini menegaskan prioritas pada kelengkapan fasilitas dan sumber daya manusia.

Direktur RSUD Pameungpeuk juga telah mengusulkan beberapa hal yang dibutuhkan dan harus dilengkapi. Diharapkan, usulan-usulan ini dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2026, mencakup pembangunan infrastruktur dan pengadaan fasilitas medis. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan di seluruh wilayah Jawa Barat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi