Polresta Manokwari berhasil menangkap seorang penumpang berinisial RS yang kedapatan membawa ganja seberat 1,07 kilogram. Penangkapan ini dilakukan saat KM Dorolonda, kapal yang ditumpangi RS, bersandar di Pelabuhan Manokwari, Papua Barat, pada Sabtu.
Kepala Polresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil tindak lanjut dari informasi masyarakat mengenai peredaran ganja. Petugas telah melakukan pemantauan intensif terhadap tersangka usai menerima informasi penyelundupan ganja.
Ganja tersebut diduga berasal dari Jayapura dan diselundupkan melalui jalur laut, sebuah modus yang kerap dimanfaatkan para pelaku kejahatan. Kasus ini masih dalam pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.
Advertisement
Advertisement
Detail Penangkapan dan Barang Bukti Penyelundupan Ganja Manokwari
Penangkapan terhadap RS dilakukan secara sigap oleh petugas Polresta Manokwari setelah menerima laporan intelijen yang akurat. Tersangka ditangkap segera setelah KM Dorolonda merapat di Pelabuhan Manokwari, tanpa perlawanan berarti.
Dari tangan RS, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti narkotika dan barang terkait lainnya. Barang bukti utama berupa 24 bungkus plastik bening berisi ganja siap edar dengan berat 384 gram, menunjukkan skala peredaran yang terorganisir.
Selain itu, ditemukan juga dua karung berisi ganja dengan berat total 686 gram, menambah jumlah keseluruhan ganja yang disita menjadi 1,07 kilogram. Petugas juga menyita tiga bungkus plastik hitam, satu boarding pass KM Dorolonda atas nama pelaku, satu unit telepon genggam, dan satu karton berwarna cokelat sebagai bukti tambahan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Advertisement
Advertisement
Modus Operandi dan Jaringan Lintas Papua
Kombes Pol Ongky Isgunawan mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus **penangkapan ganja Manokwari** ini merupakan respons cepat atas informasi dari masyarakat. Modus penyelundupan melalui jalur laut ini bukan hal baru, terutama untuk rute dari Jayapura ke Manokwari yang sering menjadi pintu masuk narkotika.
Penyelidikan awal mengindikasikan adanya potensi keterkaitan dengan jaringan penyelundupan ganja dari Papua Nugini yang masuk melalui Jayapura. Hal ini menunjukkan bahwa para pelaku terus mencari celah dalam sistem transportasi untuk melancarkan aksinya, memanfaatkan kepadatan lalu lintas laut.
Kepolisian saat ini sedang mengembangkan kasus ini secara intensif untuk mengidentifikasi dan membongkar kemungkinan adanya jaringan narkotika yang lebih besar. Upaya ini penting untuk memutus mata rantai peredaran barang haram tersebut hingga ke akarnya.
Advertisement
Advertisement
Peningkatan Pengawasan dan Peran Aktif Masyarakat
Polresta Manokwari berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan pemantauan terhadap aktivitas transportasi laut, khususnya kapal penumpang dari Jayapura. Fokus pengawasan akan diarahkan pada titik-titik rawan di pelabuhan dan kapal-kapal yang melayani rute antardaerah di Tanah Papua, guna mempersempit ruang gerak pelaku.
Koordinasi lintas instansi juga akan diperkuat sebagai langkah preventif sekaligus respons terhadap potensi meningkatnya peredaran narkoba melalui jalur laut. Jalur ini dinilai masih menjadi celah yang dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan karena kurangnya pengawasan yang ketat.
Kombes Pol Ongky Isgunawan mengimbau seluruh masyarakat Manokwari untuk berperan aktif dalam memberantas narkotika. Masyarakat diminta untuk tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika melalui layanan kepolisian 110, demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Advertisement
Sumber: AntaraNews