Sorot
{{caption}}
Tumpukan Pleidoi 1.400 Halaman Nadiem Makarim

{{caption}}
Pidato Prabowo Pimpin Upacara Hari Pancasila, Ungkit Kekayaan Alam Indonesia

{{caption}}
Bukan Rompi Tahanan, Nadiem Pakai Jaket Gojek Generasi Pertama di Sidang Pleidoi

{{caption}}
Kunjungan Prabowo ke Luar Negeri Hasilkan Investasi Rp 2.430 Triliun

{{caption}}
Tiga Warga Luka Akibat Kebakaran di Pasar Jiung Kemayoran

{{caption}}
Bonus Kambing Guling jadi Modus WO Marwah Gaet Calon Pengantin

Topik Terkait
{{caption}}
Kasus Korupsi Gubernur Riau, KPK Buka Peluang Jerat Pasal Perintangan Penyidikan

Menurut Budi, merusak garis pembatas KPK line di TKP bisa masuk kategori perintangan penyidikan.

{{caption}}
KPK Kembali Sita Dokumen Pergeseran Anggaran Pemprov Riau, Perkuat Bukti Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali **sita dokumen anggaran Riau** terkait pergeseran anggaran di Pemprov Riau pada 13 November 2025, memperdalam penyidikan kasus korupsi yang melibatkan Gubernur Riau nonaktif.

KPK
{{caption}}
Kasus Gratifikasi Proyek Infrastruktur Riau 2025, KPK Ungkap Perkembangan Penyidikan

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan pihaknya melakukan penggeledahan secara maraton di sejumlah lokasi yang terkait dengan perkara tersebut.

KPK
{{caption}}
KPK Tak Gunakan Pasal Suap tapi Pemerasan karena Gubernur Riau Abdul Wahid Minta 'Jatah Preman'

‘Jatah preman’ dalam kasus ini adalah ungkapan yang digunakan di kalangan mereka yang terlibat.

{{caption}}
Kasus Korupsi Abdul Wahid, KPK Lakukan Penggeledahan di Rumah Dinas Gubernur Riau

Hari ini, penyidik lembaga antirasuah menggeledah rumah dinas Abdul Wahid di Jalan Diponegoro, Pekanbaru, untuk memperkuat bukti-bukti baru.

{{caption}}
KPK Ungkap Gubernur Riau Abdul Wahid Pakai Uang Pemerasan untuk Liburan ke Luar Negeri

KPK mengungkap fakta mengejutkan terkait kasus korupsi Gubernur Riau Abdul Wahid. Uang hasil pemerasan diduga digunakan untuk perjalanan mewah ke luar negeri, termasuk Inggris dan Brasil.

{{caption}}
KPK Dalami Dugaan Pemerasan Gubernur Riau di Dinas Lain Selain PUPRPKPP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus Pemerasan Gubernur Riau Abdul Wahid, kini menyasar dinas-dinas lain di luar PUPRPKPP. Akankah ada tersangka baru dari pengembangan kasus ini?

KPK
{{caption}}
KPK Ungkap Modus 'Jatah Preman' Abdul Wahid Sejak Awal Jabat Gubernur Riau

KPK membongkar praktik 'jatah preman' yang diminta Abdul Wahid, Gubernur Riau, sejak awal menjabat. Modus pemerasan ini melibatkan SKPD dan ancaman mutasi.

KPK
{{caption}}
KPK Duga Gubernur Riau Abdul Wahid Sempat Curiga hingga Sembunyi di Kafe Saat OTT

KPK menduga Gubernur Riau Abdul Wahid sempat curiga dan bersembunyi di kafe saat operasi tangkap tangan (OTT) berlangsung, setelah Kepala UPT Dinas PUPRPKPP Riau tertangkap membawa uang.

{{caption}}
OTT Gubernur Riau, PKB: Kok Bisa Terjadi Seperti Ini di Kader Kami

Cucun mengaku heran mengapa kasus memalukan itu bisa terjadi pada kader PKB.

{{caption}}
Dalami Kasus Korupsi Gubernur Riau, KPK Telusuri Pemerasan di Dinas Lain

Asep menuturkan, Inspektorat Kementerian Dalam Negeri saat ini juga tengah melakukan audit internal di Riau.

{{caption}}
Jadi Tersangka KPK, Status Gubernur Riau di PKB Belum Diputuskan Cak Imin

Abdul Wahid belum mengajukan permintaan bantuan hukum kepada PKB.

PKB
{{caption}}
KPK Dalami Peran Anggota DPR Anwar Sadad dalam Kasus Korupsi Dana Hibah Jatim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami peran Anwar Sadad, anggota DPR RI, dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Jatim, membuat publik penasaran sejauh mana keterlibatannya.

{{caption}}
Telusuri Asal Usul Rolex Fadia Arafiq, KPK Periksa Manajer Butik Jam Tangan Mewah

Dari sembilan kotak yang ditemukan penyidik, hanya lima yang berisi jam tangan, sementara empat lainnya kosong dan masih menjadi tanda tanya.

{{caption}}
Terungkap! Dari 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, Hanya 5 yang Berisi

Menurut Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, usai diperiksa penyidik, dari 9 kotak jam mewah tersebut, hanya 5 kotak saja yang ada isinya.

{{caption}}
KPK Periksa Pejabat PN Depok Terkait Permohonan Eksekusi PT Karabha Digdaya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi di Pengadilan Negeri Depok, dengan memeriksa sejumlah mantan pejabat dan pegawai pengadilan terkait permohonan eksekusi riil PT Karabha Digdaya, anak usaha Kementerian Keuangan.

{{caption}}
Serapan APBD Tulungagung 2026 di Bawah Target, Pemkab Ungkap Dampak OTT KPK

Realisasi serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tulungagung Tahun Anggaran 2026 masih jauh di bawah target, Plt Bupati Ahmad Baharudin menyebut penyesuaian program pasca-OTT KPK sebagai penyebab utama.

{{caption}}
ACFFEST 2026 dan Ruang Nonton Perkuat Edukasi Antikorupsi Keluarga Lewat Film Interaktif

Festival film antikorupsi ACFFEST 2026 berkolaborasi dengan komunitas Ruang Nonton menyelenggarakan edukasi antikorupsi keluarga di Jakarta Selatan. Inisiatif ini menanamkan nilai integritas sejak dini melalui film dan diskusi interaktif, memperkuat kesad

{{caption}}
Skandal Korupsi Intelijen AS, Eks Pejabat CIA Ketahuan Timbun Batang Emas

Kasus korupsi yang melibatkan ratusan batang emas ini mengungkap serangkaian kebohongan dalam riwayat hidup mantan pejabat CIA tersebut.

{{caption}}
Kejagung Bongkar Barang Bukti Eks Ombudsman Yeka Hendra usai Jadi Tersangka

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan adanya dugaan keterlibatan YHF dalam upaya menghambat proses penanganan perkara.

{{caption}}
Kejagung Tetapkan Eks Ombudsman Yeka Hendra Fatika sebagai Tersangka Obstruction of Justice

Penetapan status tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan alat bukti.

{{caption}}
Pengadilan Tinggi DKI Perkuat Putusan 5 Tahun Bui Eks Sekretaris MA Nurhadi dalam Kasus Gratifikasi dan TPPU

Putusan pidana lima tahun penjara terhadap mantan Sekretaris MA Nurhadi diperkuat oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, menegaskan sanksi atas kasus gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjeratnya.

{{caption}}
Kasus Korupsi Guncang Prancis, Istana Kepresidenan Ikut Digeledah

Penyelidikan mengenai kasus korupsi ini dimulai sejak tahun lalu.

{{caption}}
KPK Tangani 1.880 Kasus Korupsi Selama 22 Tahun, Mayoritas Pelaku Laki-Laki

KPK mencatat telah menangani 1.880 perkara korupsi sejak berdiri pada 2004. Mayoritas pelaku merupakan laki-laki.