RMK Energy Bagikan Dividen Tunai Rp130,9 Miliar, Catat Jadwalnya
Adapun Perseroan menetapkan tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 3 Juni 2026.
PT RMK Energy Tbk (RMKE) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp130,91 miliar dari laba tahun buku 2025. Keputusan tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 21 Mei 2026.
Mengutip keterbukaan informasi BEI, Selasa (2/6) berdasarkan informasi yang disampaikan perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), setiap pemegang saham akan memperoleh dividen sebesar Rp30 per saham.
Direktur PT RMK Energy Tbk Vincent Saputra mengatakan, pembagian dividen ini menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham di tengah kinerja keuangan yang tetap solid sepanjang tahun lalu.
Adapun Perseroan menetapkan tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 3 Juni 2026. Dengan demikian, investor yang ingin memperoleh hak atas dividen harus memiliki saham RMKE paling lambat pada tanggal tersebut.
Selanjutnya, tanggal ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada 4 Juni 2026. Sementara itu, cum dividen di pasar tunai ditetapkan pada 5 Juni 2026 dan ex dividen pasar tunai pada 8 Juni 2026.
Adapun daftar pemegang saham (DPS) yang berhak menerima dividen tunai akan ditetapkan pada 5 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Perseroan menjadwalkan pembayaran dividen kepada para pemegang saham pada 24 Juni 2026.
Total nilai dividen yang dibagikan mencapai Rp130.905.672.000. Perseroan juga menegaskan tidak terdapat efek bersifat ekuitas selain saham yang dapat dikonversi menjadi saham dalam pembagian dividen tersebut.
Raup Laba Bersih Rp241,79 Miliar
Pembagian dividen ini didasarkan pada kinerja keuangan perseroan hingga 31 Desember 2025. RMKE membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp241,79 miliar.
Selain itu, perseroan mencatat saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp1,29 triliun. Posisi tersebut memberikan ruang yang cukup bagi perusahaan untuk tetap membagikan dividen sekaligus menjaga kebutuhan pendanaan operasional dan ekspansi.
Dari sisi permodalan, total ekuitas RMKE tercatat mencapai Rp 1,96 triliun per akhir 2025. Struktur keuangan yang kuat menjadi salah satu faktor yang mendukung keputusan pembagian dividen kepada pemegang saham.