RUPST MPMX Putuskan Sebar Dividen Rp451 Miliar
Dalam RUPST, perusahaan melaporkan kinerja tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perusahaan konsumer otomotif, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp170 per saham dengan total nilai sekitar Rp451,8 miliar. Jumlah ini setara dengan dividend yield sebesar 16 persen terhadap harga saham Perseroan pada penutupan perdagangan hari Senin (25/5).
Group Chief Executive Officer MPMX, Suwito Mawarwati mengatakan, tahun 2025 menjadi periode yang penuh dinamika bagi industri otomotif dan mobilitas nasional yang mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, kehati-hatian, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pasar.
"Di tengah kondisi industri yang menantang, kami tetap berupaya menjaga kualitas bisnis dan memperkuat fundamental usaha secara berkelanjutan. Peningkatan dividen tahun ini mencerminkan komitmen Perseroan untuk terus memberikan nilai yang berkelanjutan kepada para pemegang saham, sekaligus mencerminkan keyakinan kami terhadap kekuatan fundamental dan prospek jangka panjang Perseroan," kata Suwito di Jakarta, Kamis (28/5).
Dalam RUPST, perusahaan melaporkan kinerja tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, di mana perusahaan mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar Rp16,2 triliun, dengan laba bersih Perseroan tercatat sebesar Rp462 miliar.
Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pendapatan dan laba bersih masing-masing mengalami penyesuaian sebesar 1 persen dan 19 persen, yang mencerminkan dinamika industri otomotif dan mobilitas nasional yang masih penuh tantangan, termasuk pelemahan daya beli masyarakat, tekanan pada pembiayaan kendaraan, serta normalisasi permintaan di beberapa segmen usaha sepanjang tahun.
Jaga Kinerja Usaha Sehat
Namun demikian, Perseroan tetap mampu menjaga kinerja usaha yang sehat melalui pendekatan yang lebih selektif, disiplin, dan adaptif terhadap perubahan pasar. Perseroan terus berfokus pada disiplin operasional, efisiensi biaya, pengelolaan risiko yang prudent, serta optimalisasi portofolio bisnis guna menjaga kualitas kinerja dan memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Kinerja dan fundamental Perseroan yang tetap terjaga turut mendukung keputusan Perseroan untuk meningkatkan pembagian dividen tunai kepada pemegang saham pada tahun ini.