FOTO: Nestapa Iduladha di Gaza, Warga Tetap Antre Makanan
Warga Gaza menjalani Iduladha dalam keterbatasan di tengah krisis kemanusiaan yang berkepanjangan.
Warga Palestina menerima bantuan makanan di pusat distribusi di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Rabu (27/5/2026). Di tengah suasana Iduladha yang biasanya identik dengan kebersamaan dan perayaan, banyak keluarga pengungsi di Gaza justru merayakan hari besar umat Muslim itu dalam kondisi serba kekurangan.
Salah satuya keluarga Thabet yang menikmati makanan sederhana di dalam tenda pengungsian yang menjadi tempat berlindung mereka di Khan Younis. Sejumlah juga warga mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan pokok akibat kondisi ekonomi yang terus memburuk setelah konflik berkepanjangan di wilayah tersebut.
Iduladha yang berlangsung selama empat hari dani merupakan salah satu hari raya terbesar umat Muslim. Perayaan tersebut biasanya ditandai dengan penyembelihan hewan kurban bagi warga yang mampu secara ekonomi. Namun, situasi di Jalur Gaza saat ini berbeda. Pasokan ternak dan barang kebutuhan pokok masih sangat terbatas di tengah pembatasan ketat yang diberlakukan di wilayah tersebut.
Meski gencatan senjata antara Hamas dan Israel tercapai pada Oktober 2025, arus barang yang masuk ke Jalur Gaza belum sepenuhnya pulih. Kondisi itu membuat warga pengungsi masih bergantung pada bantuan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan pangan selama Iduladha.