Melihat Warga Gaza Salat Idul Adha di Bawah Reruntuhan Bangunan, Tetap Khusyu Bikin Iri

Ibadah yang digelar para jemaah di bawah reruntuhan bangunan tersebut justru nampak begitu khusyu.

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
Melihat Warga Gaza Salat Idul Adha di Bawah Reruntuhan Bangunan, Tetap Khusyu Bikin Iri
Melihat Warga Gaza Salat Idul Adha di Bawah Reruntuhan Bangunan, Tetap Khusyu Bikin Iri (Merdeka.com)

Warga Gaza Utara di Palestina dilaporkan melakukan peringatan Hari Raya Idul Adha, Minggu (16/6) lalu.

Salat Idul Adha pun digelar di tengah reruntuhan. Meskipun demikian, ibadah jemaah umat Islam di Gaza Utara tersebut justru begitu khusyu.

Lantaran hal ini, banyak warganet yang merasa iri dengan ketaatan warga setempat di tengah guncangan musibah luar biasa. Berikut ulasan selengkapnya.

Umat Islam di seluruh dunia memperingati Idul Adha sebagai salah satu Hari Raya yang paling dinanti. Seperti biasanya, umat Islam pun lantas menyembelih hewan kurban sesuai syariat dan ajaran Rasulullah.

Meski demikian, berbeda halnya dengan kondisi masyarakat di Gaza Utara. Mereka diketahui memperingati Idul Adha tanpa hewan kurban.

Namun, warga di Gaza Utara justru masih menempatkan ketaatan mereka sebagai hal utama. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Hal itu nampak dari momen salat Idul Fitri yang digelar di tengah reruntuhan.

Selayaknya dalam sebuah video singkat milik akun Instagram @sahabatsurga berikut ini. 

"Suasana Salat Iduladha di Gaza Utara pada Ahad, 16 Juni 2024, tetap berjalan syahdu," demikian dikutip dari keterangan video.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Meski berada di tengah musibah perang dan kejahatan kemanusiaan yang luar biasa, namun para jemaah tak gentar.

Mereka tetap menjalankan salat dengan khusyu. Bahkan, shaf jemaah pun tertata begitu rapi.

"Meskipun masyarakat setempat tetap dilanda penjajahan yang dilakukan Israel," demikian dikutip dari keterangan video.
Dok. Istimewa

Momen ketenangan di lingkungan Gaza sebagai hasil dari keputusan militer Israel yang ingin menghentikan pertempuran setiap hari di sekitar rute selatan untuk memfasilitasi aliran bantuan, menyusul peringatan berulang kali PBB mengenai kelaparan di wilayah Palestina.

Pengumuman ini datang ketika umat Islam di seluruh dunia memperingati Idul Adha, atau hari raya kurban, tepatnya sejak hari Minggu lalu. 

Meski demikian, militer Israel turut menekankan dalam sebuah pernyataan bahwa “tidak ada penghentian permusuhan di Jalur Gaza bagian selatan”.
Dok. Istimewa

Video mengenai warga di Gaza Utara yang beribadah begitu khusyu membuat publik memberi banyak sorotan. Tak sedikit di antaranya yang mengaku begitu iri dengan keimanan para umat Islam di lokasi.

"Diporakporandakan oleh isrehell tapi imannya tetap kuat YaAllaah hamba iri," tulis akun @nindyadesyas

"Jujur aku iri dengan mereka," tulis akun @hej_mario

"Bangunan mereka runtuh tapi tidak dengan imannya," tulis akun @_lrstyy_

"Mereka sholat di bangunan yang runtuh dengan iman yang kuat," tulis akun @karisa_ria22

Rekomendasi