Gereja Katolik di Mimika Papua Tengah Terbakar, Warga Sempat Panik
Gereja Katolik Stasi Santo Fransiskus yang terletak di Kampung Pomako LS RT 03, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah mengalami kebakaran.
Gereja Katolik Stasi Santo Fransiskus yang terletak di Kampung Pomako LS RT 03, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah mengalami kebakaran pada malam Rabu, 27 Mei 2026.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kawasan Pelabuhan Pomako, Iptu Fits Gerald M Nalohy, menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari saksi di lokasi, asap tebal disertai nyala api pertama kali terlihat muncul dari dalam gereja, yang kemudian membakar atap serta dinding bangunan.
Dia menambahkan bahwa angin kencang yang bertiup dari arah timur mempercepat penyebaran api, sehingga seluruh gedung gereja yang terbuat dari kayu terbakar habis.
"Saksi langsung berteriak memanggil warga sekitar untuk segera datang membantu memadamkan api, namun karena api sudah membesar dan langsung membakar seluruh gedung gereja, karena bangunan sebagian besar terbuat dari bahan kayu, papan dan anyaman bambu yang mudah terbakar," ujar Fits, melansir Antara, Rabu 27 Mei 2026.
Fits juga menjelaskan bahwa saat kebakaran terjadi, kondisi air laut di Kampung Pomako sedang surut, sehingga warga mengalami kesulitan dalam mendapatkan akses air untuk memadamkan api.
"Keterangan yang dihimpun dari pengurus gereja menyebutkan bahwa kuat dugaan api berasal dari lilin yang dinyalakan di depan altar untuk berdoa, namun lupa dipadamkan," jelas Fits.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka
Empat unit mobil pemadam kebakaran segera tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan upaya pemadaman.
"Tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam insiden tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, yang mencakup kerusakan pada bangunan gereja, meja altar, kursi ibadah, buku-buku lagu, serta perlengkapan liturgi," ungkap Fits.
Warga setempat mengharapkan adanya bantuan untuk membangun kembali gedung gereja yang berfungsi sebagai tempat ibadah bagi umat di Kampung Pomako.
"Berdasarkan informasi yang terkumpul, pemeriksaan lokasi, serta keterangan dari warga dan pengurus gereja, dapat disimpulkan bahwa penyebab utama kebakaran adalah lilin yang tidak dipadamkan dengan benar dan ditempatkan di lokasi yang tidak aman," jelas Fits.