Bank Kalteng Bagikan Dividen Rp184,2 Miliar dari Laba Bersih 2025, Dorong PAD Kalimantan Tengah
Bank Kalteng Bagikan Dividen sebesar Rp184,2 miliar dari laba bersih Tahun Buku 2025 kepada pemegang saham, menegaskan komitmen dorong Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalimantan Tengah.
Bank Kalteng bersama seluruh pemegang sahamnya telah menyepakati pembagian dividen yang signifikan atas laba bersih Tahun Buku 2025. Keputusan penting ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Jumat (22/5) di Palangka Raya. Pembagian dividen ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah.
Total dividen yang akan dibagikan mencapai Rp184,2 miliar, merepresentasikan 50 persen dari keseluruhan laba bersih perseroan. Direktur Utama Bank Kalteng, Maslipansyah, menyatakan bahwa kesepakatan ini merupakan momentum krusial bagi Bank Kalteng untuk mempertanggungjawabkan kinerja kepada para pemegang saham. Pembagian dividen dilakukan secara proporsional sesuai dengan komposisi jumlah lembar saham masing-masing pemegang saham.
Langkah strategis ini bukan hanya menunjukkan kinerja keuangan yang solid dari Bank Kalteng, melainkan juga komitmennya terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan demikian, dana dividen tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai program pembangunan di Kalimantan Tengah. Hal ini selaras dengan visi Bank Kalteng untuk menjadi motor penggerak ekonomi regional.
Kesepakatan RUPST dan Alokasi Dividen
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 Bank Kalteng menjadi forum pengambilan keputusan penting terkait kinerja keuangan perseroan. Dalam rapat tersebut, Direksi Bank Kalteng menyampaikan pertanggungjawaban atas pengelolaan perusahaan. Selain itu, Dewan Komisaris juga melaporkan pelaksanaan fungsi pengawasan mereka.
Keputusan untuk membagikan dividen sebesar 50 persen dari laba bersih, atau senilai Rp184,2 miliar, merupakan hasil kesepakatan bersama para pemegang saham. Pembagian ini mencerminkan dukungan kuat terhadap kesinambungan kinerja Bank Kalteng. Ini juga menjadi bukti kepercayaan terhadap pengelolaan perusahaan yang berpegang pada prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik.
Seluruh kepala daerah di Kalimantan Tengah, sebagai pemegang saham PT Bank Kalteng, turut hadir dalam RUPST. Kehadiran mereka menunjukkan semangat kebersamaan dan komitmen dalam mendukung penguatan serta pengembangan Bank Kalteng. Forum ini juga dimanfaatkan untuk menyampaikan arahan dan masukan konstruktif demi peningkatan kinerja Bank Kalteng di masa mendatang.
Kontribusi Dividen untuk Pembangunan Daerah
Pembagian dividen oleh Bank Kalteng memiliki dampak signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalimantan Tengah. Dana yang disalurkan ini menjadi salah satu bentuk konkret kontribusi Bank Kalteng dalam mendukung pembangunan. Dengan demikian, pemerintah daerah memiliki sumber daya tambahan untuk membiayai berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, yang juga merupakan Pemegang Saham Pengendali, mengapresiasi kehadiran para bupati dan wali kota. Apresiasi ini menunjukkan kepedulian bersama dalam mengembangkan Bank Kalteng. Sinergi antara Bank Kalteng dan pemerintah daerah sangat krusial untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan.
Keputusan dividen ini bukan hanya sekadar pembagian keuntungan. Lebih dari itu, ini adalah investasi kembali untuk kemajuan daerah. Dana tersebut dapat digunakan untuk infrastruktur, pendidikan, kesehatan, atau sektor lain yang membutuhkan. Hal ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalteng.
Tata Kelola Perusahaan dan Prospek Masa Depan
RUPST merupakan agenda rutin perseroan yang esensial dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Forum ini memastikan transparansi dan akuntabilitas manajemen Bank Kalteng. Dengan adanya laporan pertanggungjawaban dan pengawasan, pemegang saham dapat menilai kinerja dan arah strategis perusahaan.
Prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik menjadi landasan operasional Bank Kalteng. Hal ini tercermin dari keputusan pembagian dividen yang proporsional. Kepercayaan pemegang saham terhadap pengelolaan Bank Kalteng menjadi modal penting untuk terus tumbuh dan berkontribusi.
Melalui masukan konstruktif dari para pemegang saham, Bank Kalteng diharapkan dapat terus memperkuat kinerjanya. Pengembangan inovasi layanan dan perluasan jangkauan menjadi fokus ke depan. Tujuannya adalah menjadikan Bank Kalteng semakin baik dan relevan dalam mendukung perekonomian regional.
Sumber: AntaraNews