Wow, Aset Tembus Rp21,56 Triliun! Kinerja Bank Kalteng Melonjak Positif hingga Akhir September 2025
Kinerja Bank Kalteng menunjukkan pertumbuhan impresif hingga September 2025, dengan aset menembus Rp21,56 triliun dan laba bersih Rp310,12 miliar. Apa rahasia di baliknya?
Bank Kalteng berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang sangat positif hingga akhir September 2025. Pertumbuhan ini terlihat pada berbagai indikator utama yang menunjukkan kesehatan finansial. Direktur Utama Bank Kalteng, Maslipansyah, menegaskan bahwa kondisi ini membuktikan peran vital bank sebagai lembaga keuangan daerah.
Laba bersih Bank Kalteng mencapai Rp310,12 miliar, menandai peningkatan signifikan sebesar 8,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Capaian ini menunjukkan efisiensi operasional dan strategi bisnis yang efektif. Total aset bank juga menembus angka impresif Rp21,56 triliun.
Pertumbuhan aset ini melonjak 16,46 persen secara tahunan (YoY) dari Rp18,51 triliun pada September 2024. Peningkatan berkelanjutan ini menjadi modal penting bagi Bank Kalteng. Hal ini mendukung perannya sebagai penggerak utama perekonomian di wilayah Kalimantan Tengah.
Pertumbuhan Laba dan Aset yang Mengesankan
Kinerja Bank Kalteng di sektor laba bersih menunjukkan tren positif yang berkelanjutan. Hingga akhir September 2025, laba bersih tercatat sebesar Rp310,12 miliar. Angka ini merupakan peningkatan sebesar 8,22 persen dibandingkan dengan Rp286,57 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan pengelolaan keuangan yang prudent dan efektif.
Selain laba, total aset Bank Kalteng juga mengalami lonjakan signifikan. Aset bank kini mencapai Rp21,56 triliun, tumbuh 16,46 persen secara tahunan. Pada September 2024, total aset tercatat sebesar Rp18,51 triliun, menunjukkan ekspansi yang kuat. Maslipansyah menyatakan, "Kenaikan aset yang berkelanjutan menegaskan ketahanan dan stabilitas Bank Kalteng di tengah tantangan ekonomi."
Pertumbuhan aset yang stabil ini sangat krusial bagi Bank Kalteng. Ini menjadi fondasi penting untuk mendukung peran bank dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Bank Kalteng terus berupaya memperkuat posisinya sebagai pilar ekonomi di Kalimantan Tengah.
Kepercayaan Publik dan Penyaluran Kredit Berhati-hati
Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Kalteng juga mencatatkan pertumbuhan yang impresif. DPK meningkat sebesar 20,19 persen YoY, dari Rp13,32 triliun menjadi Rp16,01 triliun. Peningkatan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang semakin besar terhadap Bank Kalteng.
Maslipansyah menjelaskan bahwa peningkatan DPK adalah bukti nyata kepercayaan publik. "Kami akan menjaga kepercayaan ini lewat layanan yang aman, transparan, dan digital," ujarnya. Hadirnya fitur QRIS di aplikasi Betang Mobile merupakan salah satu langkah inovatif. Ini bertujuan mendekatkan layanan bank dengan kebutuhan sehari-hari nasabah.
Dari sisi intermediasi, Bank Kalteng juga berhasil meningkatkan penyaluran kredit. Penyaluran kredit tumbuh 9,92 persen YoY, dari Rp10,46 triliun menjadi Rp11,50 triliun. Pertumbuhan ini tetap dijalankan dengan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang terukur.
Prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit memastikan kualitas portofolio bank tetap terjaga. Ini penting untuk menjaga stabilitas jangka panjang Bank Kalteng. Kinerja positif ini menunjukkan keseimbangan antara pertumbuhan dan mitigasi risiko.
Pengakuan Nasional dan Komitmen Layanan Prima
Kinerja positif Bank Kalteng tidak hanya tercermin dari angka-angka keuangan. Bank ini juga mendapatkan pengakuan melalui berbagai penghargaan nasional sepanjang tahun 2025. Penghargaan ini menegaskan reputasi Bank Kalteng di kancah perbankan nasional.
Terbaru, Bank Kalteng dinobatkan sebagai Best Performance Bank Kategori BPD Sumatera-Kalimantan. Penghargaan ini diterima pada ajang Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2025. Ini merupakan bukti nyata dari performa unggul bank.
Tidak hanya itu, Bank Kalteng juga meraih gelar Bank Pembangunan Daerah Terbaik. Penghargaan ini diberikan untuk kategori aset Rp15–30 triliun pada Bisnis Indonesia Awards (BIA) 2025. Bank Kalteng juga menempati posisi Top 5 Nasional Frontliner Championship BPD-SI 2025 kategori customer service.
Berbagai penghargaan ini menjadi motivasi bagi Bank Kalteng untuk terus meningkatkan kualitas layanannya. Komitmen terhadap inovasi digital dan keamanan transaksi akan terus diperkuat. Tujuannya adalah untuk mempertahankan kepercayaan nasabah dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Sumber: AntaraNews