DPRD Gorontalo Utara Salurkan Bantuan Banjir Gorontalo Utara di Biau
DPRD Gorontalo Utara menyalurkan bantuan banjir Gorontalo Utara untuk ribuan warga terdampak di Kecamatan Biau, sebagai bentuk kepedulian dan upaya meringankan beban pascabencana.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan peduli banjir kepada warga yang terdampak di lima desa di Kecamatan Biau, Provinsi Gorontalo. Aksi ini dilakukan pada hari Minggu, menyusul bencana banjir yang melanda wilayah tersebut pada Selasa, 26 Mei 2026, sekitar pukul 15.00 WITA.
Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara, Deasy Sandra Maryana Datau, menyatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud perhatian lembaga legislatif. Bantuan tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang menghadapi kerugian signifikan akibat banjir. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan semangat bagi para korban.
Banjir yang melanda Kecamatan Biau telah menyebabkan kerusakan parah, merendam pemukiman dan infrastruktur penting. Sebanyak 3.500 warga dilaporkan terdampak, dengan kerugian material yang mencapai ratusan juta rupiah. Kondisi ini memerlukan respons cepat dari berbagai pihak untuk pemulihan.
Kepedulian DPRD Gorontalo Utara untuk Korban Banjir
Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara, Deasy Sandra Maryana Datau, menegaskan bahwa kehadiran mereka di lokasi bencana adalah bentuk kepedulian nyata. "Kami datang menyalurkan bantuan sebagai bentuk kepedulian, juga memberi penghiburan bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Biau," ujarnya. Ia menambahkan bahwa bantuan ini, meskipun bukan solusi permanen, merupakan perhatian khusus bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan.
Deasy berharap agar seluruh warga terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan normal. Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk terus bergerak cepat dalam upaya penanggulangan pascabanjir. Fokus utama adalah pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang terganggu akibat bencana alam ini.
DPRD Gorontalo Utara juga menaruh perhatian pada keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah terdampak. "Semoga masyarakat dapat melewati musibah ini dengan tabah dan khususnya anak-anak terdampak banjir dapat kembali bersekolah seperti biasa," kata Deasy. Pernyataan ini menunjukkan komitmen untuk memastikan aspek pendidikan tidak terabaikan.
Sekretaris DPRD Gorontalo Utara, Fahrudin Lasulika, turut mendampingi dalam penyaluran bantuan ini. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya, anggota DPRD lainnya juga telah meninjau lokasi dan menyalurkan bantuan awal. Hal ini menunjukkan koordinasi dan respons cepat dari lembaga legislatif dalam menghadapi bantuan banjir Gorontalo Utara.
Dampak dan Kerugian Akibat Banjir Biau
Banjir yang melanda Kecamatan Biau telah merendam lima desa, yaitu Desa Huluto, Omuto, Biau, Didingga, dan Bualo. Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa bahkan hingga jendela rumah, menunjukkan tingkat keparahan bencana. Kondisi ini menyebabkan lumpuhnya aktivitas warga dan kerusakan infrastruktur yang signifikan.
Tidak hanya pemukiman, banjir juga merendam jalan utama lintas Sulawesi di wilayah barat, mengganggu akses transportasi. Data menunjukkan bahwa sebanyak 3.500 warga terdampak langsung oleh bencana ini. Skala dampak yang luas ini memerlukan upaya rehabilitasi yang komprehensif dari berbagai pihak terkait.
Kerugian material akibat banjir di Gorontalo Utara diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Selain itu, tercatat tiga unit rumah roboh, satu unit rumah hanyut terseret arus, dan 30 unit rumah mengalami kerusakan total. Angka-angka ini menggambarkan besarnya kerugian yang harus ditanggung oleh masyarakat setempat.
Bantuan dari DPRD Gorontalo Utara diterima langsung oleh pemerintah daerah melalui Asisten III Pelayanan Publik Sekretariat Daerah, Marzuki Tome, di Posko Bantuan banjir. Penyerahan ini memastikan bahwa bantuan dapat terdistribusi secara efektif kepada mereka yang membutuhkan. Kolaborasi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci dalam penanganan pascabanjir.
Sumber: AntaraNews