Anggota DPRD Gorontalo Utara Doakan Korban Banjir Biau dari Tanah Suci Mekkah
Anggota DPRD Gorontalo Utara, Windra Lagarusu, mengirimkan doa tulus bagi ribuan korban banjir di Kecamatan Biau dari Mekkah, menegaskan kepeduliannya terhadap musibah ini.
Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Windra Lagarusu, menyampaikan doa dan keprihatinan mendalam bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Biau. Doa tulus tersebut dipanjatkan langsung dari Mekkah, Arab Saudi, tempat ia sedang menunaikan ibadah haji bersama jamaah lainnya. Tindakan ini menunjukkan solidaritas dan kepedulian wakil rakyat terhadap konstituennya, bahkan saat berada jauh di tanah suci.
Musibah banjir yang melanda lima desa di Kecamatan Biau ini telah menimbulkan dampak signifikan, merendam ribuan rumah dan membuat sekitar 3.500 warga kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan parah. Windra Lagarusu berharap agar warga yang tertimpa musibah dapat segera pulih dari trauma dan kerugian materiil. Ia juga berdoa agar wilayah Gorontalo Utara terhindar dari bencana serupa di masa mendatang.
Dalam pernyataannya, Windra Lagarusu menegaskan bahwa ia terus memantau perkembangan penanganan banjir oleh pemerintah daerah setempat. Ia mendorong agar bantuan dan upaya pemulihan berjalan optimal, memastikan masyarakat terdampak mendapatkan perhatian yang layak. Kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat sangat penting dalam situasi darurat seperti ini.
Kepedulian Anggota DPRD Gorontalo Utara Terhadap Ribuan Warga Terdampak
Windra Lagarusu mengungkapkan kepedulian mendalamnya terhadap 3.500 warga yang terdampak banjir di lima desa di Kecamatan Biau. Desa-desa tersebut meliputi Huluto, Omuto, Didingga, Biau, dan Bualo, yang mengalami kerusakan parah akibat luapan air yang tak terduga. Kondisi ini tentu saja sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak.
Situasi paling memprihatinkan dialami oleh 54 Kepala Keluarga (KK) Komunitas Adat Terpencil (KAT) Didingga di Desa Didingga. Pemukiman mereka terendam banjir hingga ketinggian air mencapai jendela rumah, disertai arus deras yang menghanyutkan banyak barang. Kerusakan yang ditimbulkan sangat besar, bahkan ada rumah yang mengalami kerusakan total.
Dari Mekkah, Windra bersama seluruh jamaah haji asal Gorontalo Utara mendoakan keselamatan bagi para korban banjir. Ia secara khusus mendoakan mereka yang kehilangan rumah akibat kerusakan total atau hanyut terseret banjir. Doa ini merupakan bentuk dukungan moral yang sangat dibutuhkan oleh para korban.
Selain itu, doa juga dipanjatkan agar Gorontalo Utara senantiasa terhindar dari berbagai musibah di masa mendatang. Harapan besar tercurah agar warga terdampak dapat bangkit kembali dari keterpurukan. Solidaritas seperti ini diharapkan dapat meringankan beban penderitaan mereka.
Dukungan untuk Penanganan Banjir dan Kondisi Jamaah Haji Gorontalo Utara
Windra Lagarusu mengaku terus mengikuti perkembangan penanganan banjir di Gorontalo Utara meskipun berada di tanah suci. Ia turut mendorong langkah-langkah pemerintah daerah dalam melakukan percepatan penanganan musibah ini. Pemantauan ini menunjukkan komitmennya sebagai wakil rakyat.
Ia secara khusus mengapresiasi kehadiran Bupati Thariq Modanggu yang selalu setia berada di lokasi terdampak banjir. Kehadiran langsung kepala daerah di tengah-tengah masyarakat menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah. Ini juga menunjukkan bahwa pemerintah tidak abai terhadap penderitaan warganya.
Sementara itu, Windra juga melaporkan kondisi seluruh jamaah haji asal Gorontalo yang tergabung dalam kloter 28 dan 30 Ujung Pandang (UPG) dalam keadaan sehat. Meskipun sebagian jamaah mengalami kelelahan usai menjalankan ibadah di Armuzna, kondisi mereka tetap tertangani. Tim medis haji terus memantau kesehatan para jamaah secara intensif.
Saat ini, sebagian besar jamaah haji mulai bergerak melaksanakan tawaf Ifadah dan Sa'i hingga nanti Tahalul. Windra berharap seluruh rangkaian ibadah haji dapat terlaksana hingga tuntas tanpa kendala berarti. Ia menekankan pentingnya saling mendoakan dalam kebaikan, baik untuk jamaah maupun untuk warga Gorontalo Utara yang tertimpa musibah.
Sumber: AntaraNews