Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono memimpin doa bersama di Lapangan Desa Tuksongo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu (20/12). Acara ini diselenggarakan bertepatan dengan peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2025.
Ratusan warga dan sesepuh desa turut serta dalam kegiatan spiritual ini untuk mendoakan para korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Doa dipanjatkan agar para korban diberikan ketabahan serta aktivitas sosial-ekonomi mereka dapat segera pulih kembali.
Kegiatan ini menjadi simbol kuat solidaritas dan kepedulian masyarakat lintas daerah terhadap saudara sebangsa yang tengah dilanda musibah. Wamensos Agus Jabo Priyono menekankan pentingnya persatuan dalam menghadapi cobaan bencana alam.
Advertisement
Advertisement
Dalam suasana khidmat, doa bersama yang dipimpin oleh salah satu sesepuh Desa Tuksongo, Rosita, berlangsung lancar. Acara ini menjadi manifestasi nyata dari kepedulian masyarakat yang tidak mengenal batas geografis, menunjukkan bahwa solidaritas tak mengenal jarak. Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyatakan bahwa doa ini adalah bentuk dukungan moral yang sangat berarti.
"Mari kita doakan. Mereka adalah saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air," ujar Agus di hadapan warga yang hadir. Ia juga berharap agar para korban yang meninggal mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan, yang sakit segera sembuh, dan rumah yang terdampak bisa segera dibangun kembali.
Kegiatan ini bukan hanya sekadar ritual, melainkan juga pengingat akan nilai-nilai kemanusiaan. Solidaritas yang ditunjukkan oleh warga Borobudur ini diharapkan dapat menginspirasi daerah lain untuk turut serta. Semangat gotong royong menjadi kunci dalam membantu pemulihan pasca-bencana secara lebih cepat.
Advertisement
Advertisement
Usai doa bersama, Wamensos Agus Jabo Priyono kembali menegaskan pentingnya solidaritas dan gotong royong. Hal ini krusial untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera. Nilai-nilai ini sejalan dengan semangat Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Desember.
Kementerian Sosial berkomitmen untuk selalu hadir dalam setiap kondisi darurat. Bantuan yang diberikan tidak hanya terbatas pada logistik dan layanan sosial semata. Kemensos juga berupaya memperkuat nilai kemanusiaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Peringatan HKSN menjadi momentum tepat untuk merefleksikan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Kemensos terus mendorong partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat. Tujuannya adalah menciptakan ketahanan sosial yang lebih kuat dalam menghadapi berbagai tantangan bencana.
Advertisement
Advertisement
Bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera telah menimbulkan dampak yang sangat signifikan. Berdasarkan catatan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban terus bertambah. Situasi ini memerlukan perhatian serius dari seluruh pihak.
Hingga Sabtu (20/12) sore, total korban meninggal dunia akibat bencana di tiga provinsi tersebut mencapai 1.090 orang. Angka ini mencakup 472 orang di Aceh, 370 orang di Sumatera Utara, dan 248 orang di Sumatera Barat.
Selain itu, sebanyak 186 orang masih dinyatakan hilang dan proses pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Jumlah pengungsi juga sangat besar, tercatat sebanyak 510.528 orang warga di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat memerlukan bantuan dan penanganan lebih lanjut.
Advertisement
Sumber: AntaraNews