Pbnu
Berita Utama
-
berita update Jelang Muktamar NU ke-35, Kiai dan Aktivis Nahdliyin Ingatkan Jangan Salah Pilih Pemimpin
-
-
-
berita kontributor PBNU Kecam Israel, Desak Pemerintah Bertindak Cepat Bebaskan WNI dalam Misi Kemanusiaan Palestina
-
-
-
-
-
-
gerakan ketahanan sosial PBNU dan Keuskupan Agung Jakarta Bangun Gerakan Ketahanan Sosial Hadapi Dampak Konflik Global
Berita Terbaru
Berita Populer
-
Geram Masih Ada Oknum Paksa Bayar Pakai Dolar di Pelabuhan, Purbaya: Laporin ke Saya Nanti Saya Hajar Dia!
-
Purbaya: Pelemahan Rupiah dan IHSG Tak Goyahkan Fundamental Ekonomi Indonesia
-
Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, OJK Pastikan Perbankan Tetap Aman
-
Imbas Rupiah Melemah, 3 Sektor Usaha Ini Justru Berpotensi Panen Cuan
-
FOTO: Rupiah Menguat Tipis Namun Masih Bertahan di Level Rp 18 Ribu
Berita Utama Lainnya
-
berita update Gus Yahya: Presiden Prabowo Bakal Optimalkan Peran BoP demi Redam Perang di Timur Tengah
-
-
ayatollah khamenei Tokoh Islam Apresiasi Surat Prabowo atas Wafatnya Ayatollah Khamenei, Dorong Peran Indonesia dalam Perdamaian Global
-
berita update Seskab Teddy Ungkap Pertemuan Prabowo dengan Pimpinan Ormas Islam soal Geopolitik Global
-
berita update PBNU Dorong Pemerintah Maksimalkan Peran Indonesia di BoP demi Perdamaian Timur Tengah
-
berita update Sejumlah Petinggi PBNU Hadir dan Pantau Sidang Prapradilan Yaqut Cholil Qoumas di PN Jaksel
-
-
-
-
Ketua Umum PBNU Gus Yahya menyatakan seluruh persoalan internal PBNU telah selesai usai pertemuan di Surabaya, menegaskan kembali kebersamaan jajaran pimpinan.
Gus Ipul juga mengingatkan seluruh warga NU, baik di pusat maupun daerah, agar tidak terprovokasi oleh berbagai narasi yang berpotensi memperkeruh suasana.
Musyawarah tersebut menghasilkan kesepakatan bersama yang menjadi pijakan penting untuk mengakhiri polemik dan kontroversi konflik internal PBNU.
Doa untuk Negeri digagas oleh KH Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah dan Irfan Asy'ari Sudirman Wahid yang akrab dipanggil Gus Ipang Wahid.
Doa untuk Negeri digagas oleh KH Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah dan Irfan Asy'ari Sudirman Wahid yang akrab dipanggil Gus Ipang Wahid.
Forum sepakat bahwa jalan terbaik untuk mengakhiri polemik yang berkepanjangan adalah menggelar Muktamar Ke-35 NU sesegera mungkin.
Kedua belah pihak menyepakati untuk menyelenggarakan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama secara bersama-sama.
Gus Yahya mengatakan pengelolaan tambang tidak bisa dilakukan PBNU secara sendirian, butuh dukungan dari pihak swasta maupun pemerintah.
Gus Yahya berharap pertemuan ini menjadi momentum untuk menjernihkan suasana dan merumuskan jalan keluar yang bermartabat demi menjaga keutuhan serta soliditas.
Ketidakhadiran Rais Aam untuk ketiga kalinya tersebut kian menguatkan kegelisahan para kiai sepuh atas potensi berlarut-larutnya konflik internal di tubuh NU.