Libur Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila, Lonjakan Penumpang KA Daop 6 Yogyakarta Capai 42 Ribu Orang
PT KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat lonjakan penumpang KA signifikan selama libur panjang Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila. Lebih dari 42 ribu orang memanfaatkan moda transportasi ini, menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mencatat adanya lonjakan penumpang yang signifikan selama masa libur panjang akhir pekan. Lonjakan ini bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H dan Hari Lahir Pancasila pada Sabtu, 30 Mei 2026. Total 42.692 penumpang telah melakukan perjalanan menggunakan kereta api, baik yang berangkat maupun tiba di stasiun-stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta.
Angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan moda transportasi kereta api untuk perjalanan liburan. Tercatat 19.777 penumpang berangkat dari wilayah Daop 6, sementara 22.915 penumpang tiba di stasiun-stasiun yang berada di bawah pengelolaan Daop 6 Yogyakarta.
Feni Novida Saragih, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, menjelaskan bahwa mobilitas masyarakat naik 17 persen dibandingkan hari Sabtu biasanya. Peningkatan ini mengindikasikan bahwa kereta api menjadi pilihan utama bagi banyak orang untuk bepergian saat libur panjang.
Detail Lonjakan dan Prediksi Arus Balik Penumpang
Data sementara menunjukkan bahwa tren penumpang masih didominasi oleh kedatangan di wilayah Daop 6 Yogyakarta hingga Sabtu, 30 Mei 2026. Hal ini mencerminkan bahwa banyak wisatawan atau pemudik yang memilih Yogyakarta sebagai tujuan liburan mereka.
Di sisi lain, arus balik atau keberangkatan dari wilayah Daop 6 Yogyakarta diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan. Peningkatan ini diperkirakan dimulai pada Minggu, 31 Mei 2026, dan akan mencapai puncaknya pada Senin, 1 Juni 2026.
Berdasarkan data pemesanan tiket, sebanyak 24.308 penumpang telah dijadwalkan berangkat dari wilayah Daop 6 pada Senin mendatang. Angka ini diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dengan pemesanan tiket yang masih berlangsung hingga saat ini.
Strategi KAI Daop 6 Antisipasi Peningkatan Penumpang
Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang yang diprediksi akan terjadi, KAI Daop 6 telah menyiapkan langkah strategis. Salah satu upaya utama adalah dengan mengoperasikan tujuh rangkaian kereta api (KA) tambahan.
Rangkaian KA tambahan ini bervariasi, mulai dari kelas ekonomi hingga eksekutif, guna memenuhi kebutuhan dan preferensi beragam penumpang. Feni menambahkan bahwa hadirnya perjalanan KA tambahan ini diharapkan dapat memberikan alternatif pilihan yang lebih banyak bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan libur panjang akhir pekan mereka.
Adapun tujuh KA tambahan tersebut meliputi KA Sancaka Fakultatif relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng, KA Batavia relasi Solo Balapan-Gambir, serta dua rangkaian KA Tambahan relasi Yogyakarta-Gambir. Selain itu, ada juga dua rangkaian KA Tambahan relasi Solo Balapan-Bandung, dan KA Tambahan relasi Lempuyangan-Pasarsenen.
Pihak KAI Daop 6 mengimbau seluruh calon penumpang untuk selalu memperhatikan jadwal keberangkatan kereta api mereka. Penting juga untuk mengatur waktu perjalanan menuju stasiun dengan cermat, mengingat kepadatan arus lalu lintas jalan raya yang berpotensi terjadi selama libur panjang. Masyarakat juga disarankan untuk memanfaatkan layanan tiket resmi melalui aplikasi Access by KAI, situs web KAI, serta mitra resmi lainnya demi kenyamanan dan keamanan perjalanan.
Sumber: AntaraNews