Lonjakan Penumpang Stasiun Malang Jelang Libur Waisak, KAI Siapkan Ribuan Kursi
Stasiun Malang mencatat lonjakan penumpang signifikan jelang Libur Waisak 2026. Ribuan orang memadati stasiun, mendorong PT KAI Daop 8 Surabaya menyiapkan langkah antisipasi untuk kenyamanan perjalanan.
Stasiun Malang di Kota Malang, Jawa Timur, mencatat peningkatan drastis jumlah penumpang menjelang momen libur Waisak. Pada 30 Mei 2026, sebanyak 6.218 penumpang memadati stasiun ini, menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk bepergian. Angka ini terdiri dari 3.027 penumpang yang berangkat dan 3.191 penumpang yang tiba di Stasiun Malang.
Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengonfirmasi data tersebut dari Kota Malang. Peningkatan ini merupakan bagian dari pergerakan masyarakat selama periode libur panjang akhir Mei hingga awal Juni 2026. KAI Daop 8 Surabaya terus memantau dan mengelola arus penumpang demi kelancaran operasional.
Secara kumulatif, sejak 26 Mei hingga 30 Mei 2026, KAI Surabaya telah melayani total 32.516 penumpang di Stasiun Malang. Jumlah tersebut mencakup 16.235 pelanggan yang berangkat dan 16.279 pelanggan yang tiba. Perkiraan jumlah penumpang akan terus bertambah hingga puncak libur Hari Raya Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila.
Peningkatan Arus Penumpang di Stasiun Malang
Data terbaru dari PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya menunjukkan bahwa Stasiun Malang menjadi salah satu titik fokus pergerakan penumpang selama libur Waisak. Pada tanggal 30 Mei 2026 saja, tercatat 6.218 penumpang yang dilayani, terbagi atas 3.027 penumpang yang berangkat dan 3.191 penumpang yang tiba. Angka ini merefleksikan mobilitas tinggi masyarakat yang memanfaatkan kereta api untuk perjalanan liburan.
Tren peningkatan ini telah terlihat sejak beberapa hari sebelumnya. Terhitung mulai 26 Mei hingga 30 Mei 2026, total penumpang yang dilayani di Stasiun Malang mencapai 32.516 orang. Dari jumlah tersebut, 16.235 pelanggan berangkat dan 16.279 pelanggan tiba, menunjukkan keseimbangan antara arus kedatangan dan keberangkatan.
PT KAI memperkirakan bahwa jumlah penumpang akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada momen libur perayaan Hari Raya Idul Adha dan peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026. Total penumpang di Stasiun Malang diperkirakan akan mencapai 43.159 orang selama periode libur panjang ini. Angka tersebut terdiri dari 21.528 pelanggan berangkat dan 21.631 pelanggan datang, menandakan persiapan ekstra yang diperlukan oleh pihak KAI.
Kesiapan KAI Daop 8 Surabaya Hadapi Libur Panjang
Dalam mengantisipasi lonjakan penumpang selama libur panjang ini, PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya telah mengambil langkah proaktif. Sebanyak 12 jadwal perjalanan kereta api dioperasikan setiap harinya untuk mendukung aktivitas pergerakan masyarakat. Ini memastikan ketersediaan transportasi yang memadai bagi para calon penumpang.
Untuk menampung ribuan penumpang, KAI Daop 8 Surabaya telah menyiapkan sekitar 40 ribu tempat duduk. Kapasitas yang besar ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan perjalanan masyarakat tanpa menimbulkan penumpukan. Ketersediaan tempat duduk menjadi kunci dalam menjaga kenyamanan dan kelancaran perjalanan.
Relasi perjalanan kereta api yang tersedia dari Stasiun Malang sangat beragam, mencakup rute-rute populer. Destinasi seperti Bandung, Gubeng Surabaya, Pasar Senen, Gambir, Banyuwangi, hingga Purwokerto dapat dijangkau dari Stasiun Malang. Pilihan rute yang luas ini memberikan fleksibilitas bagi penumpang untuk merencanakan perjalanan mereka.
Imbauan Penting untuk Calon Penumpang
Mengingat potensi kepadatan arus penumpang, Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, memberikan imbauan penting. Seluruh calon pelaku perjalanan yang akan berangkat dari Stasiun Malang disarankan untuk datang lebih awal. Imbauan ini bertujuan untuk mengantisipasi kemungkinan antrean atau kepadatan di area stasiun.
Kedatangan lebih awal akan memberikan waktu yang cukup bagi penumpang untuk menyelesaikan proses keberangkatan, seperti check-in dan pemeriksaan tiket. Hal ini sangat krusial untuk menghindari keterlambatan dan memastikan semua penumpang dapat naik kereta sesuai jadwal. KAI berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik.
Mahendro menegaskan bahwa dengan datang lebih awal, semua proses dapat berjalan dengan lancar dan tertib. Kerjasama dari para penumpang sangat diharapkan agar suasana di stasiun tetap kondusif. KAI terus berupaya menjaga standar keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pelanggannya selama periode libur ini.
Sumber: AntaraNews