KAI Daop 7 Madiun Layani Puluhan Ribu Pelanggan Selama Libur Isra Miraj 2026
PT KAI Daop 7 Madiun mencatat lonjakan signifikan penumpang kereta api selama libur Isra Miraj 2026, menegaskan peran vitalnya sebagai tulang punggung transportasi publik.
PT KAI Daop 7 Madiun melaporkan adanya peningkatan jumlah penumpang kereta api yang signifikan. Tercatat sebanyak 42.537 pelanggan telah menggunakan layanan kereta api di wilayah tersebut. Peningkatan ini terjadi selama periode libur akhir pekan bertepatan dengan peringatan Isra Miraj, dari tanggal 15 hingga 18 Januari 2026.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa dari total pelanggan tersebut, 21.718 orang merupakan pelanggan yang naik dan 20.819 orang adalah pelanggan yang turun. Data ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi utama.
Puncak pergerakan penumpang sementara tercatat pada Kamis, 15 Januari 2026, dengan total 16.798 pelanggan. Angka tersebut terdiri dari 8.392 pelanggan naik dan 8.406 pelanggan turun, menunjukkan distribusi yang merata antara keberangkatan dan kedatangan di wilayah kerja KAI Daop 7 Madiun.
Lonjakan Penumpang di Libur Isra Miraj
Volume pelanggan kereta api di wilayah KAI Daop 7 Madiun menunjukkan tren positif selama periode libur Isra Miraj 2026. Hingga Jumat, 16 Januari 2026 siang, jumlah pelanggan sementara telah mencapai 11.907 orang. Rinciannya adalah 5.973 pelanggan naik dan 5.934 pelanggan turun.
Data ini masih bersifat sementara dan berpotensi untuk terus bertambah. Penjualan tiket kereta api masih berlangsung hingga jadwal keberangkatan terakhir. Hal ini mengindikasikan bahwa animo masyarakat terhadap penggunaan transportasi kereta api tetap tinggi dan stabil.
KAI Daop 7 Madiun terus memantau pergerakan penumpang. Mereka memastikan bahwa semua persiapan operasional berjalan lancar. Ini dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan masyarakat selama masa liburan.
KAI Daop 7 Madiun Perkuat Peran Transportasi Publik
Tingginya animo masyarakat dalam menggunakan moda transportasi kereta api menegaskan peran KAI Daop 7 Madiun sebagai tulang punggung transportasi publik. Perusahaan berkomitmen menjaga kesiapan sarana dan prasarana. Hal ini untuk menjamin perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan.
Beberapa stasiun mencatat volume pelanggan terpadat selama libur akhir pekan ini. Stasiun-stasiun tersebut meliputi Stasiun Madiun, Kediri, Blitar, Tulungagung, Magetan, dan Jombang. Konsentrasi penumpang di stasiun-stasiun ini menunjukkan titik-titik mobilitas utama di wilayah KAI Daop 7 Madiun.
Kesiapan infrastruktur dan layanan di stasiun-stasiun padat ini menjadi prioritas. Ini dilakukan agar pengalaman perjalanan penumpang tetap optimal. KAI terus berupaya memberikan pelayanan terbaik.
Operasional dan Komitmen Layanan KAI Daop 7 Madiun
Selama periode libur 15-18 Januari 2026, KAI Daop 7 Madiun mengoperasikan total 60 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ). Selain itu, mereka juga menyediakan 10 perjalanan KA Bandara (KA Bias). Upaya ini merupakan bagian dari strategi untuk menjaga kelancaran layanan transportasi.
Pengoperasian jumlah perjalanan yang optimal ini bertujuan untuk memenuhi permintaan masyarakat. Ini juga untuk memastikan ketersediaan kursi yang cukup bagi para pelanggan. KAI Daop 7 Madiun berupaya mengurangi potensi penumpukan penumpang.
Tohari menambahkan, KAI berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan kualitas layanannya. Khususnya pada periode dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Tujuannya agar kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat sebagai moda transportasi publik yang handal dan terpercaya.
Sumber: AntaraNews