PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat jumlah penumpang yang luar biasa selama periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Sejak tanggal 18 hingga 26 Desember, Daop Madiun telah melayani total 176.897 penumpang di berbagai stasiun wilayahnya. Angka ini menunjukkan tingginya animo masyarakat menggunakan transportasi kereta api untuk perjalanan liburan akhir tahun.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa dari total penumpang tersebut, sebanyak 83.048 orang merupakan penumpang naik dan 93.849 orang adalah penumpang turun. Data ini mencerminkan pergerakan arus mudik dan balik yang padat di sepanjang jalur kereta api Daop Madiun. Puncak layanan penumpang terjadi pada Jumat, 26 Desember 2025, dengan total 20.944 pelanggan terlayani.
Peningkatan jumlah penumpang ini menjadi indikator keberhasilan Daop Madiun dalam menyediakan layanan transportasi yang aman dan nyaman selama masa libur Nataru. Persiapan matang serta ketersediaan armada yang memadai turut mendukung kelancaran perjalanan ribuan pelanggan kereta api. Angka ini masih bersifat dinamis dan diperkirakan akan terus bertambah hingga akhir periode Nataru.
Advertisement
Advertisement
Selama sembilan hari pertama masa Angkutan Nataru Daop Madiun, yakni dari tanggal 18 hingga 26 Desember 2025, PT KAI Daop 7 Madiun berhasil melayani 176.897 penumpang. Angka ini mencakup penumpang yang berangkat maupun tiba di berbagai stasiun di wilayah Daop 7 Madiun. Perinciannya menunjukkan bahwa jumlah penumpang turun sedikit lebih banyak dibandingkan penumpang naik.
Tohari, Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, mengonfirmasi data tersebut pada Sabtu (27/12). Ia menyatakan, "Sejak tanggal 18-26 Desember 2025, jumlah penumpang yang terlayani mencapai 176.897 orang. Terinci, sebanyak 83.048 penumpang naik dan 93.849 penumpang turun." Data ini menunjukkan pola pergerakan penumpang yang signifikan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Kepadatan ini diperkirakan akan terus berlanjut mengingat masa liburan masih berlangsung. Daop Madiun terus berupaya memastikan semua penumpang mendapatkan pelayanan terbaik. Pengawasan ketat terhadap operasional kereta api juga menjadi prioritas utama.
Advertisement
Advertisement
Puncak layanan penumpang selama periode Angkutan Nataru Daop Madiun tercatat pada Jumat, 26 Desember 2025. Pada hari tersebut, Daop 7 Madiun melayani total 20.944 pelanggan. Jumlah ini terdiri dari 10.468 pelanggan yang berangkat dan 10.476 pelanggan yang tiba di stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun.
Angka pada 26 Desember ini melampaui jumlah tertinggi sebelumnya yang tercatat pada Rabu, 24 Desember 2025. Pada tanggal 24 Desember, Daop 7 Madiun melayani 10.405 pelanggan berangkat. Peningkatan ini menunjukkan lonjakan signifikan mendekati akhir pekan dan perayaan Natal.
Pola puncak arus penumpang ini sering terjadi menjelang hari-hari besar. KAI Daop 7 Madiun telah mengantisipasi peningkatan ini dengan berbagai langkah. Hal ini termasuk penambahan kapasitas dan pengaturan jadwal perjalanan yang efisien.
Advertisement
Advertisement
Stasiun Madiun tetap menjadi pusat pergerakan penumpang paling dominan di wilayah Daop 7 Madiun. Data menunjukkan bahwa Stasiun Madiun mencatat 3.141 pelanggan berangkat dan 3.604 pelanggan tiba. Dominasi ini mengindikasikan peran vital Stasiun Madiun sebagai hub transportasi di Jawa Timur.
Setelah Stasiun Madiun, Stasiun Kediri menyusul dengan jumlah penumpang yang signifikan. Stasiun Kediri melayani 1.302 pelanggan berangkat dan 1.311 pelanggan yang tiba. Stasiun-stasiun lain di Daop 7 Madiun juga menunjukkan peningkatan aktivitas penumpang.
Secara keseluruhan, hingga Sabtu (27/12) pukul 11.00 WIB, Daop 7 Madiun telah melayani 8.272 pelanggan berangkat dan 8.836 pelanggan tiba. Angka ini bersifat dinamis dan akan terus bertambah seiring penjualan tiket yang masih berlangsung. Data ini memberikan gambaran terkini mengenai pergerakan penumpang.
Advertisement
Advertisement
Lima kereta api dengan okupansi tertinggi di wilayah Daop 7 Madiun selama masa Angkutan Nataru menunjukkan preferensi penumpang. Kereta-kereta tersebut meliputi KA Kahuripan, KA Brantas Tambahan, KA Brantas, KA Singasari, dan KA Bangunkarta. Popularitas kereta-kereta ini mencerminkan rute dan fasilitas yang diminati masyarakat.
Meskipun terjadi lonjakan penumpang, KAI Daop 7 Madiun memastikan ketersediaan tiket masih ada untuk masa Angkutan Nataru tahun ini. Ini memberikan kesempatan bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket. Tohari menegaskan, "Masih tersedia tiket untuk masa Angkutan Nataru tahun ini."
Selain itu, KAI Daop 7 Madiun juga menawarkan diskon menarik untuk menarik lebih banyak penumpang. Diskon sebesar 30 persen tersedia untuk kelas ekonomi komersial. Sementara itu, diskon 25 persen diberikan untuk kelas eksekutif, yang masih bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
Advertisement
Sumber: AntaraNews