Arus Mudik Lebaran KAI Madiun 2026 Masih Padat di Hari Kedua, Penumpang Capai 26 Ribu Lebih
Arus Mudik Lebaran KAI Madiun 2026 menunjukkan lonjakan signifikan pada hari kedua Lebaran, dengan puluhan ribu penumpang memadati stasiun. PT KAI Daop 7 Madiun mencatat peningkatan mobilitas masyarakat yang tinggi.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, Jawa Timur, melaporkan bahwa stasiun-stasiun di wilayahnya masih dipadati penumpang pada hari kedua Lebaran 2026, Minggu (22/3). Lonjakan jumlah penumpang ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi kereta api untuk mudik. Stasiun Kediri menjadi salah satu titik yang ramai dipadati pelanggan kereta api pada periode libur Lebaran ini.
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengungkapkan data sementara pada Minggu (22/3) menunjukkan total 26.417 pelanggan dilayani. Angka tersebut terdiri dari 13.846 pelanggan yang naik dan 12.571 pelanggan yang turun di berbagai stasiun Daop 7 Madiun. Peningkatan ini mencerminkan antusiasme masyarakat untuk merayakan Idul Fitri di kampung halaman atau berlibur.
Jika dibandingkan dengan hari sebelumnya, Sabtu (21/3), jumlah penumpang mengalami peningkatan sekitar 8 persen. Pada Sabtu, KAI Daop 7 Madiun melayani 24.449 pelanggan, menegaskan bahwa puncak arus balik atau pergerakan setelah Lebaran masih akan terjadi. Data ini juga hampir sama dengan jumlah penumpang pada periode Lebaran 2025 yang mencapai 26.838 orang, menunjukkan konsistensi pola mudik masyarakat.
Peningkatan Jumlah Penumpang Arus Mudik Lebaran KAI Madiun
Data terbaru dari PT KAI Daop 7 Madiun mengonfirmasi bahwa mobilitas masyarakat selama libur Lebaran 2026 tetap tinggi. Pada hari kedua Lebaran, Minggu (22/3), jumlah pelanggan yang dilayani mencapai 26.417 orang, terdiri dari 13.846 pelanggan yang naik dan 12.571 pelanggan yang turun. Angka ini merupakan peningkatan sekitar 8 persen dibandingkan hari sebelumnya, Sabtu (21/3), yang mencatat 24.449 pelanggan.
Perbandingan dengan Lebaran 2025 menunjukkan pola yang serupa, di mana pada periode yang sama, KAI Daop 7 Madiun melayani 26.838 penumpang. Hal ini mengindikasikan bahwa minat masyarakat terhadap transportasi kereta api untuk perjalanan mudik tetap stabil dari tahun ke tahun. Konsistensi ini menjadi dasar bagi KAI untuk terus meningkatkan pelayanan.
Secara kumulatif, selama masa Angkutan Lebaran periode 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Daop 7 Madiun telah melayani total 369.559 pelanggan. Rinciannya adalah 173.795 pelanggan naik dan 195.764 pelanggan turun. Angka kumulatif ini menunjukkan besarnya volume pergerakan penumpang yang dikelola oleh Daop 7 Madiun selama musim libur panjang.
Stasiun Terpadat dan Puncak Arus Penumpang
Puncak jumlah penumpang naik tertinggi tercatat pada Minggu, 22 Maret 2026, dengan 13.846 pelanggan. Sementara itu, jumlah penumpang turun tertinggi terjadi pada 18 Maret 2026, mencapai 15.131 pelanggan. Pola ini menunjukkan bahwa arus kedatangan penumpang terjadi sebelum Lebaran, sedangkan arus keberangkatan masih berlangsung setelah hari H Lebaran.
Beberapa stasiun di wilayah Daop 7 Madiun mengalami kepadatan signifikan pada Minggu (22/3). Stasiun Madiun menjadi yang terpadat dengan 8.633 pelanggan (4.557 naik, 4.076 turun). Stasiun Kediri menyusul dengan 2.286 pelanggan (1.168 naik, 1.118 turun), dan Stasiun Jombang dengan 2.220 pelanggan (1.169 naik, 1.051 turun).
Selain itu, Stasiun Tulungagung mencatat 2.001 pelanggan (1.102 naik, 899 turun), Stasiun Ngawi 1.895 pelanggan (1.072 naik, 823 turun), dan Stasiun Kertosono 1.859 pelanggan (1.010 naik, 849 turun). Diperkirakan pada hari berikutnya, Senin (23/3), jumlah penumpang masih akan tinggi, dengan total sementara mencapai 22.566 pelanggan. Data ini masih dapat berubah seiring dengan terus berlangsungnya penjualan tiket.
Imbauan dan Layanan KAI untuk Kenyamanan Mudik
PT KAI Daop 7 Madiun terus mengimbau seluruh pelanggan untuk selalu memperhatikan barang bawaan dan tidak membawa barang berlebihan. Penting juga untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama berada di area stasiun maupun di atas kereta api demi kelancaran perjalanan. Kesadaran kolektif penumpang sangat dibutuhkan untuk menciptakan suasana mudik yang aman dan nyaman.
Pelanggan juga diharapkan untuk datang lebih awal ke stasiun untuk menghindari keterlambatan dan mematuhi seluruh aturan yang berlaku. Mengikuti arahan petugas di lapangan sangat penting demi kelancaran dan kenyamanan bersama. KAI berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan terbaik selama masa angkutan Lebaran.
Untuk kemudahan pemesanan tiket dan melihat ketersediaan tempat duduk secara real time, pelanggan dapat memanfaatkan aplikasi Access by KAI. Tohari menambahkan bahwa KAI berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan, mewujudkan perjalanan mudik yang nyaman dan selamat, serta bersama meraih kemenangan di Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Sumber: AntaraNews