KAI Daop 7 Madiun Catat Peningkatan Signifikan Angkutan Barang di Tahun 2025

PT KAI Daop 7 Madiun berhasil melayani angkutan barang hingga 68.452 ton sepanjang tahun 2025, menunjukkan kepercayaan pelaku usaha yang terus meningkat terhadap moda transportasi kereta api. Simak detail pencapaian luar biasa ini!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
KAI Daop 7 Madiun Catat Peningkatan Signifikan Angkutan Barang di Tahun 2025
PT KAI Daop 7 Madiun berhasil melayani angkutan barang hingga 68.452 ton sepanjang tahun 2025, menunjukkan kepercayaan pelaku usaha yang terus meningkat terhadap moda transportasi kereta api. Simak detail pencapaian luar biasa ini! (AntaraNews)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat kinerja luar biasa dalam layanan angkutan barang sepanjang tahun 2025. Total volume barang yang berhasil diangkut mencapai 68.452 ton, melampaui target yang ditetapkan perusahaan. Pencapaian ini menegaskan peran strategis kereta api sebagai tulang punggung distribusi logistik nasional.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengungkapkan bahwa angka tersebut menunjukkan peningkatan kepercayaan dari berbagai pelaku usaha. Keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan efisiensi operasional, tetapi juga kemampuan KAI Daop 7 Madiun dalam memenuhi kebutuhan pasar. Data performa perusahaan menunjukkan tren positif yang signifikan.

Dibandingkan target program tahun 2025 yang hanya 5.620 ton, realisasi ini tumbuh sebesar 1.218 persen. Angka fantastis ini menjadi bukti nyata komitmen KAI Daop 7 Madiun dalam mendukung perekonomian daerah dan nasional. Apresiasi tinggi disampaikan kepada seluruh pelanggan setia angkutan barang PT KAI atas kontribusinya.

Peningkatan volume angkutan barang KAI Daop 7 Madiun ini didorong oleh beberapa faktor penting. Salah satunya adalah adanya angkutan pengiriman trainset Kereta Luar Biasa (KLB) INKA yang berkontribusi besar. Selain itu, angkutan KA parsel serta angkutan dinas dan satker turut menjadi pendorong utama capaian positif ini.

Tohari menjelaskan bahwa kinerja impresif ini ditopang oleh sektor-sektor utama. Angkutan ritel dan logistik strategis menjadi tulang punggung dalam mencapai target. Sinergi strategis dengan berbagai pihak juga berperan penting dalam optimalisasi layanan.

Rincian volume angkutan berdasarkan komoditas menunjukkan dominasi angkutan dinas atau satker sebesar 29.080 ton. Disusul oleh KLB INKA dengan 22.365 ton, barang hantaran paket (BHP) 13.902 ton, dan parsel one night services (ONS) 13.107 ton. Data ini menggambarkan diversifikasi layanan yang diberikan.

Selain volume angkutan, KAI Daop 7 Madiun juga menunjukkan performa unggul dalam ketepatan waktu perjalanan kereta api barang. Realisasi ketepatan waktu atau On Train Performance (OTP) pada tahun 2025 melampaui target yang ditetapkan. Ini menunjukkan komitmen terhadap efisiensi operasional.

Tercatat, realisasi OTP mencapai 98,58 persen, jauh di atas target program perusahaan sebesar 96 persen. Begitu pula dengan realisasi program kedatangan KA barang yang mencapai 98,7 persen dari target 96 persen. Angka-angka ini membuktikan keandalan layanan angkutan barang KAI Daop 7 Madiun.

Fleksibilitas layanan menjadi kunci lain dalam mencapai kinerja positif ini. Pengoperasian angkutan ritel di luar hari operasi normal, termasuk pada hari libur, secara efektif menambah pendapatan. Strategi ini juga signifikan dalam meningkatkan volume angkutan secara keseluruhan.

Sinergi strategis antara operasional angkutan KLB dari PT INKA dan operasional KA dinas merupakan faktor pendukung penting. Angkutan ini di luar program Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) perusahaan, menunjukkan adanya inisiatif tambahan. Hal ini memperkuat posisi KAI Daop 7 Madiun sebagai mitra logistik terpercaya.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan komitmen perusahaan. "Kami bertekad memberikan nilai tambah bagi layanan angkutan barang yang selamat, aman, lancar dan tepat waktu," ujarnya. Pernyataan ini mencerminkan visi untuk terus meningkatkan kualitas layanan.

Dengan pencapaian ini, KAI Daop 7 Madiun terus berupaya menjadi pilar utama dalam sistem distribusi logistik nasional. Inovasi dan peningkatan layanan akan terus dilakukan untuk memenuhi ekspektasi pelanggan. Keberhasilan ini menjadi motivasi untuk mempertahankan dan bahkan melampaui standar yang telah ditetapkan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi