Libur Isra Miraj 2026: Lonjakan Lalu Lintas MBZ Didominasi Kendaraan Tinggalkan Jakarta
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat Lonjakan Lalu Lintas MBZ yang signifikan selama libur Isra Miraj 2026, dengan mayoritas kendaraan bergerak meninggalkan Jakarta. Simak detail peningkatannya dan imbauan keselamatan bagi pengendara.
Bekasi, 17 Januari 2026 – Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) mengalami lonjakan volume lalu lintas yang dominan pada periode libur Isra Miraj 2026. PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) melaporkan bahwa pergerakan kendaraan didominasi oleh pengguna jalan yang meninggalkan Jakarta menuju arah timur. Peningkatan ini mencerminkan tingginya aktivitas perjalanan masyarakat yang memanfaatkan momentum libur panjang.
General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT JJC, Desti Anggraeni, menjelaskan bahwa pergerakan lalu lintas masih sangat tinggi pada Jumat kemarin, bertepatan dengan hari H libur Isra Miraj 2026. "Pergerakan lalu lintas masih cukup tinggi di Ruas Jalan Layang MBZ pada Jumat kemarin, tepatnya saat hari H libur Isra Miraj 2026. Pergerakan kendaraan masih didominasi oleh arus perjalanan keluar Jakarta," kata Desti di Bekasi, Sabtu (17/1/2026).
Data rekapitulasi volume lalu lintas harian menunjukkan adanya peningkatan signifikan. Hal ini menegaskan peran penting Jalan Layang MBZ dalam mendukung mobilitas masyarakat, terutama pada saat libur nasional. Lonjakan ini juga menjadi indikator bahwa banyak warga memilih untuk berlibur atau pulang kampung memanfaatkan jeda waktu yang ada.
Peningkatan Arus Keluar Jakarta Melonjak Drastis
Berdasarkan hasil rekapitulasi volume lalu lintas harian, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Jalan Layang MBZ tercatat sebanyak 39.932 kendaraan. Angka ini menunjukkan peningkatan yang sangat drastis, mencapai 89,11 persen jika dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal yang hanya sekitar 21.116 kendaraan.
Peningkatan signifikan ini mengindikasikan bahwa masyarakat masih sangat antusias memanfaatkan libur panjang untuk melakukan perjalanan keluar kota. Desti Anggraeni menyoroti bahwa aktivitas perjalanan yang memanfaatkan momentum libur panjang masih sangat tinggi. Ini menunjukkan preferensi pengguna tol terhadap koridor yang menghubungkan Jakarta menuju kawasan timur, termasuk Cikampek dan lintasan awal menuju Trans Jawa.
Lonjakan Lalu Lintas MBZ ini juga memperlihatkan bahwa Jalan Layang MBZ menjadi pilihan utama bagi pengendara yang ingin menuju wilayah timur Jawa. Optimalnya pemanfaatan ruas jalan ini sebagai bagian dari jaringan jalan tol sangat mendukung mobilitas masyarakat selama periode libur Isra Miraj 2026.
Perbandingan Arus Masuk dan Total Volume Lalu Lintas
Sementara itu, volume kendaraan yang menuju Jakarta pada periode yang sama tercatat sebanyak 27.330 kendaraan. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 28,67 persen dibandingkan lalu lintas normal yang berada di kisaran 21.240 kendaraan.
Desti menjelaskan bahwa peningkatan kendaraan menuju Jakarta relatif lebih sedikit jika dibandingkan dengan arus meninggalkan Jakarta. "Dibandingkan dengan arus meninggalkan Jakarta, peningkatan kendaraan menuju Jakarta relatif lebih sedikit, menandakan mayoritas pengguna jalan masih berada dalam fase perjalanan liburan keluar Jakarta," ujarnya.
Secara keseluruhan, PT JJC mencatat total jumlah kendaraan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ pada hari H Isra Miraj mencapai 67.262 kendaraan. Angka ini meningkat 58,5 persen dari lalu lintas normal yang hanya 42.356 kendaraan. Peningkatan total volume ini menegaskan peran koridor layang dalam mengurai kepadatan pada jalur bawah Jalan Tol Jakarta–Cikampek.
Imbauan Keselamatan dan Pelayanan Lalu Lintas di MBZ
PT JJC terus melakukan pemantauan kondisi lalu lintas secara intensif serta memastikan kesiapan layanan operasional. Langkah ini diambil guna menjaga kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan selama periode libur akhir pekan ini.
Dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan, PT JJC mengimbau pengguna jalan yang melintas di Ruas MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan. Pengguna jalan diharapkan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kecukupan daya listrik dan bahan bakar minyak, serta mengantisipasi potensi perubahan cuaca.
"Tetap waspada terutama saat berkendara dalam kondisi hujan karena dapat mempengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan. Semoga perjalanan berlangsung aman dan nyaman hingga sampai ke tempat tujuan," pesan Desti. Pengguna jalan juga dapat mengakses informasi seputar lalu lintas terkini maupun permintaan pelayanan lalu lintas jalan tol melalui pusat panggilan 24 jam Jasa Marga Group di nomor 14080, Twitter @PTJASAMARGA, serta aplikasi Travoy 4.5 untuk pengguna iOS dan Android.
Sumber: AntaraNews