Pemkot Bandarlampung Gelar Doa Bersama Jaga Kesatuan dan Persatuan Jelang 2026

Pemerintah Kota Bandarlampung menggelar doa bersama dan istighosah serentak di 20 kecamatan, sebagai ikhtiar spiritual untuk menjaga kesatuan dan persatuan serta memohon keselamatan jelang tahun 2026.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Bandarlampung Gelar Doa Bersama Jaga Kesatuan dan Persatuan Jelang 2026
Pemerintah Kota Bandarlampung menginisiasi Doa Bersama serentak untuk memohon keselamatan, ketentraman, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa menjelang tahun 2026. (AntaraNews)

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung telah menyelenggarakan kegiatan istighosah dan doa bersama secara serentak di 20 kecamatan di seluruh Kota Bandarlampung. Acara ini merupakan ikhtiar spiritual yang bertujuan untuk memohon keselamatan, ketenteraman, dan keberkahan bagi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya masyarakat kota ini dalam menyongsong tahun 2026. Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, menyatakan bahwa kegiatan ini dipusatkan di tingkat kota dan dilaksanakan bersamaan di seluruh wilayah kecamatan.

Tujuan utama dari doa bersama ini adalah memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar bangsa Indonesia ke depan senantiasa diberikan keselamatan dan ketenteraman. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat. Eva Dwiana menekankan bahwa istighosah ini menjadi wujud pengakuan atas keterbatasan manusia.

Serta keyakinan bahwa setiap upaya pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan membutuhkan pertolongan dari Allah SWT. Pemerintah dan masyarakat Bandarlampung berdoa agar kota ini senantiasa dijauhkan dari marabahaya dan bencana. Diharapkan pula agar masyarakat semakin sejahtera dan rukun, serta para pemimpin dan aparatur diberikan kekuatan dan amanah dalam melayani rakyat.

Selain fokus pada keselamatan dan persatuan lokal, doa bersama ini juga dipanjatkan secara khusus untuk masyarakat di beberapa provinsi yang terdampak musibah banjir. Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan bahwa doa tersebut ditujukan bagi masyarakat di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Doa ini merupakan bentuk solidaritas dan harapan agar para korban diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi cobaan. Pemkot Bandarlampung berharap kondisi di daerah terdampak banjir dapat segera pulih. Dengan demikian, aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan normal seperti sedia kala.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bandarlampung, Purna Irawan, menegaskan komitmen pihaknya untuk bersinergi. FKUB akan bekerja sama dengan Pemkot dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga serta mengawal kerukunan di Kota Bandarlampung.

Di penghujung tahun ini, Purna Irawan juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta membantu pemerintah melalui bidang agama. Ia menyerukan agar masyarakat diedukasi dengan bahasa agama, sehingga tumbuh rasa cinta terhadap kota Bandarlampung.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi