WTON Umumkan Pembagian Dividen Rp4 Miliar, Catat Jadwalnya
Dengan mencatat laba bersih sebesar Rp 40,01 miliar pada tahun 2025, WTON telah mengumumkan pembagian dividen tunai kepada para pemegang sahamnya.
PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) akan memberikan dividen tunai kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025 dengan total sebesar Rp4 miliar. Keputusan ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang dilaksanakan pada 13 Mei 2026.
Berdasarkan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (19/5/2026), total dividen yang akan dibagikan mencapai Rp 4.009.114.636, atau setara dengan Rp 0,46 per saham. Pembagian dividen ini mencerminkan komitmen emiten yang bergerak dalam produksi beton pracetak untuk memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, meskipun kondisi industri konstruksi masih menghadapi tantangan.
Perusahaan juga menegaskan bahwa nilai total dividen yang dibagikan akan tetap konsisten, baik untuk batas minimum maupun maksimum, yaitu sebesar Rp 4.009.114.636. Dengan demikian, para investor akan menerima pembagian sesuai dengan jumlah saham yang mereka miliki. Keputusan mengenai pembagian dividen ini didasarkan pada hasil RUPS Tahunan yang berlangsung pada 13 Mei 2026.
Tindakan ini menunjukkan upaya perusahaan untuk tetap memberikan imbal hasil kepada investor, meskipun laba bersih yang diperoleh masih terbatas. WTON sendiri merupakan anak perusahaan dari grup Wijaya Karya yang fokus pada produksi beton pracetak dan readymix. Selama beberapa tahun terakhir, perusahaan terus berupaya menjaga efisiensi operasional serta memperkuat fundamental bisnisnya.
Pembagian dividen ini juga menjadi sinyal positif bahwa arus kas dan struktur permodalan perusahaan masih cukup kuat untuk mendukung distribusi laba kepada pemegang saham. Dengan langkah ini, WTON menunjukkan bahwa meskipun menghadapi tantangan, mereka tetap berkomitmen untuk memberikan nilai kepada investor. Hal ini menjadi penting dalam menjaga kepercayaan pemegang saham dan memperkuat posisi perusahaan di pasar konstruksi yang kompetitif.
Catat Jadwal Cum Dividen Sampai Tanggal Pembayaran
Para investor yang ingin mendapatkan hak dividen dari WTON harus memperhatikan jadwal perdagangan saham yang telah ditentukan oleh perusahaan. Tanggal cum dividen untuk pasar reguler dan pasar negosiasi adalah pada 25 Mei 2026, sedangkan tanggal ex dividen di pasar yang sama ditetapkan pada 26 Mei 2026. Ini berarti bahwa investor yang membeli saham setelah tanggal tersebut tidak akan berhak menerima dividen tunai untuk tahun buku 2025.
Untuk pasar tunai, cum dividen dijadwalkan pada 29 Mei 2026, sementara tanggal ex dividen ditetapkan pada 2 Juni 2026. Perusahaan juga telah menetapkan tanggal daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen, atau yang dikenal sebagai recording date, pada 29 Mei 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen kepada pemegang saham akan dilakukan pada 12 Juni 2026. Dana dividen tersebut akan disalurkan kepada investor yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham perusahaan.
Didukung Laba Bersih Rp 40 miliar
Pembagian dividen oleh WTON didasarkan pada hasil kinerja keuangan perusahaan selama tahun buku 2025. Dalam laporan keuangan yang ditutup pada 31 Desember 2025, WTON mencatat laba bersih yang dapat dialokasikan kepada entitas induk sebesar Rp 40,01 miliar.
Selain itu, perusahaan juga memiliki saldo laba ditahan yang tidak terikat penggunaannya mencapai Rp 1,39 triliun. Angka ini memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk tetap mempertahankan fleksibilitas dalam pendanaan serta melakukan ekspansi usaha.
Dari perspektif permodalan, total ekuitas WTON tercatat sebesar Rp 3,68 triliun pada akhir tahun 2025. Besarnya struktur ekuitas ini dianggap sebagai salah satu faktor yang mendukung ketahanan keuangan perusahaan di tengah perubahan yang terjadi dalam sektor konstruksi nasional. Dengan kondisi finansial yang kuat, WTON dapat menghadapi tantangan yang ada dan memanfaatkan peluang yang muncul di pasar.