Saham
Berita Utama
Berita Terbaru
Berita Populer
-
Geram Masih Ada Oknum Paksa Bayar Pakai Dolar di Pelabuhan, Purbaya: Laporin ke Saya Nanti Saya Hajar Dia!
-
Purbaya: Pelemahan Rupiah dan IHSG Tak Goyahkan Fundamental Ekonomi Indonesia
-
Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, OJK Pastikan Perbankan Tetap Aman
-
Imbas Rupiah Melemah, 3 Sektor Usaha Ini Justru Berpotensi Panen Cuan
-
FOTO: Rupiah Menguat Tipis Namun Masih Bertahan di Level Rp 18 Ribu
Berita Utama Lainnya
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemah pada akhir pekan ini, didorong oleh aksi profit taking investor serta kekhawatiran terhadap risiko fiskal domestik dan sentimen global yang kompleks.
PTPP optimis dapat mempertahankan pertumbuhan kinerja dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan sepanjang tahun 2026.
President Director & CEO IPOT, Moleonoto The, kecepatan data sangat penting dalam pasar yang terus berubah.
Berikut adalah rekomendasi saham untuk perdagangan hari Selasa, (23/2/2026), ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mengalami penguatan.
Kenaikan tarif berisiko menggerus margin keuntungan karena harga produk menjadi kurang kompetitif dibandingkan negara pesaing.
Seskab Teddy Indra Wijaya menjelaskan hasil nyata dari diplomasi yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto selama kunjungan kerjanya ke AS.
OJK menyatakan bisa membuka kemungkinan untuk memeriksa pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas manipulasi saham.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bergerak variatif hari ini, dipengaruhi oleh sentimen domestik dan global yang menarik perhatian investor.
OJK telah menginstruksikan KSEI dan BEI untuk melaksanakan penguatan data kepemilikan saham dengan rincian yang lebih mendetail.
OJK menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp 5,3 miliar kepada influencer yang dikenal dengan inisial BVN karena terbukti melakukan manipulasi harga.