Kebakaran melanda Gedung Djakarta Theater yang berada di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa malam (21/7/2026). Insiden tersebut diduga terjadi akibat korsleting listrik.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Marulitua Sijabat mengatakan, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 21.13 WIB.
"Awal kejadian pukul 21.13 WIB karena korsleting listrik," kata Marulitua Sijabat kepada Liputan6.com.
Dari laporan sementara yang diterima BPBD DKI, titik awal kebakaran diduga berasal dari area dapur XXI. Api disebut muncul dari kompor listrik sebelum kemudian menjalar ke kulkas yang berada di lokasi tersebut.
"Informasi yang kami terima bahwa awalnya dari kompor listrik yang merambat ke kulkas di dapur XXI tersebut," jelasnya.
Akibat kejadian ini, aktivitas di Gedung Djakarta Theater untuk sementara dihentikan. Petugas kini melakukan sterilisasi guna memastikan kondisi gedung aman sebelum kembali digunakan.
Advertisement
Tak Ada Korban Jiwa
Satu unit Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat) dikerahkan untuk memadamkan api. Petugas BPBD dan pihak terkait juga turut membantu proses penanganan kebakaran.
Beruntung, api tidak sempat membesar dan menjalar ke ruangan lain. Petugas berhasil melakukan pemadaman dalam waktu singkat dan melanjutkan proses pendinginan.
Marulitua menyebut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara kerugian sementara akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp 20 juta.
"Selesai pemadaman pukul 21.30 WIB. Korban nihil," ujarnya.
Kebakaran tersebut sempat menjadi perhatian publik setelah video yang memperlihatkan kepulan asap dari bagian atas gedung beredar di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, area luar gedung tampak dipenuhi pengunjung yang keluar dari lokasi.
"Gue ada di lokasi nih, film baru 20 menitan disuruh keluar," tulis salah satu pengguna Threads @in***.