Gudang Garam Tahan Laba dan Bagi Dividen Rp962 Miliar
Setiap lembar saham GGRM akan menerima dividen sebesar Rp500.
PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp962,044 miliar dari laba tahun buku 2024 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Rabu (25/6) di Kediri, Jawa Timur.
Setiap lembar saham GGRM akan menerima dividen sebesar Rp500. Sisa laba ditahan akan dicatat sebagai saldo laba untuk memperkuat struktur permodalan dan modal kerja perusahaan.
Dalam agenda yang sama, pemegang saham mengesahkan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Siddharta Widjaja & Rekan. Dengan pengesahan tersebut, Direksi dan Dewan Komisaris memperoleh pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) atas kinerja mereka sepanjang tahun 2024.
Pemegang saham juga menyepakati tidak ada perubahan dalam struktur manajemen. Susilo Wonowidjojo tetap menjabat sebagai Presiden Direktur. Masa jabatan seluruh jajaran Direksi dan Dewan Komisaris diperpanjang hingga penutupan RUPST Tahunan kelima sejak pengangkatan ini.
Dewan Komisaris diberi kewenangan untuk menentukan gaji dan tunjangan Direksi. Adapun Presiden Komisaris menerima maksimal 40 persen dari gaji dan tunjangan Presiden Direktur, sementara anggota Komisaris lainnya maksimal 20 persen.
RUPST juga menyetujui kembali penunjukan KAP Siddharta Widjaja & Rekan sebagai auditor independen untuk tahun buku 2025.
Keputusan-keputusan dalam RUPST ini mempertegas komitmen Gudang Garam untuk menjaga keberlanjutan bisnis dan memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham.