Sorot
{{caption}}
Mentan Temui Prabowo, Bahas Harga Sawit

{{caption}}
Jadwal Kualifikasi Mobile Legends Asian Games 2026 18 Juni: Indonesia vs Laos Jadi Laga Pembuka

{{caption}}
Prabowo Kumpulkan Pimpinan Bank Himbara di Istana

{{caption}}
Putusan MK: Suami Cari Nafkah dan Istri Urus Rumah Bukan Diskriminasi

{{caption}}
Geger Pria Bacok Tetangga dan Sandera Istri Korban, Motif Masih Misterius

{{caption}}
Unjuk Rasa Aliansi Perempuan Indonesia Tuntut Hentikan MBG

Topik Terkait
{{caption}}
Daftar Emiten Penuhi Ketentuan Free Float Saham, Ada BCA hingga Adaro

Emiten dari berbagai sektor mulai dari perbankan, pertambangan, perkebunan hingga media masuk dalam daftar tersebut.

{{caption}}
Ratusan Emiten di Pasar Modal Kena Sanksi BEI, Terlambat Sampaikan Laporan Keuangan 2025

Keterlambatan ini menjadi perhatian serius karena laporan keuangan merupakan salah satu acuan utama bagi investor.

{{caption}}
18 Emiten Delisting dari Pasar Modal, Bagaiman Nasib Saham Dipegang Masyarakat?

Melalui skema ini, investor diberikan opsi untuk menjual kembali sahamnya kepada perusahaan sebelum saham tersebut tidak lagi diperdagangkan di bursa.

{{caption}}
Delisting BEI: 18 Emiten Dihapus, Investor Diminta Waspada

Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengumumkan delisting terhadap 18 emiten yang akan efektif pada 10 November 2026. Keputusan delisting ini diambil setelah proses pembinaan dan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait.

{{caption}}
Penjelasan BEI soal Delisting 18 Emiten Sepanjang Tahun 2026

Menurut Nyoman, salah satu kriteria utama delisting adalah ketika perusahaan tidak mampu menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai setelah mengalami tekanan.

{{caption}}
18 Emiten Siap Didepak dari BEI 2026, Salah Satunya Sritex

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan bahwa 18 emiten, termasuk SRIL dan DUCK, akan dikeluarkan dari pencatatan saham mulai 10 November 2026.

BEI
{{caption}}
BEI Soal 9 Emiten Masuk HSC: Tak Ada Sanksi Sahamnya Dikuasai Sedikit Investor

Informasi tersebut ditegaskan sebagai bentuk transparansi kepada investor, bukan langkah penindakan dari otoritas bursa.

{{caption}}
Informasi Kepemilikan Saham Perusahaan di Atas 1 Persen Bisa Diakses Masyarakat Mulai Hari Ini

Informasi tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas keterbukaan data kepemilikan saham perusahaan tercatat di BEI.

{{caption}}
BEI Bekukan PT Wanteg Sekuritas

Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara aktivitas perdagangan PT Wanteg Sekuritas, berdasarkan permintaan yang diajukan oleh perusahaan tersebut.

BEI
{{caption}}
BEI Cabut Suspensi Dua Emiten Usai Bayar Biaya Pencatatan Tahunan

BEI sebelumnya memberikan sanksi penghentian sementara perdagangan efek terkait Pembayaran Biaya Pencatatan Tahunan 2026 kepada 50 perusahaan.

{{caption}}
BEI Setop Sementara Perdagangan Efek 50 Perusahaan, Ini Daftar Lengkapnya

50 Perusahaan Tercatat Saham yang belum melakukan pembayaran biaya Pencatatan tahunan 2026 dan/atau denda atas keterlambatan pembayaran.

{{caption}}
Lonjakan Harga Tak Wajar, BEI Setop Sementara Perdagangan 6 Saham Ini

BEI menghentikan sementara perdagangan saham enam emiten sejak 8 Januari 2026 setelah terjadi kenaikan harga kumulatif signifikan.

{{caption}}
GoTo Siap Borong Hingga 70 Miliar Saham Lewat Buyback Rp 3,5 Triliun

Aksi korporasi itu akan dilaksanakan setelah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 19 Juni 2026.

bei
{{caption}}
Anak Prajogo Pangestu Borong Saham TPIA Senilai Rp299 Juta

Baritono Prajogo Pangestu saat ini menguasai 485.000 lembar saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

{{caption}}
Pasar Saham RI Dinilai Masih Menarik, Kenapa Investor Asing Belum Tergoda Masuk?

Pasar saham Indonesia saat ini berada dalam fase selective value.

{{caption}}
Pendapatan CBDK Tembus Rp743 Miliar, Bisnis Properti Masih Moncer

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) melaporkan bahwa sebagian besar pertumbuhan pendapatannya berasal dari penjualan lahan komersial.

{{caption}}
PANI Tebar Dividen Rp90,59 Miliar, Naik Tiga Tahun Berturut-turut

PANI membagikan dividen Rp90,59 miliar atau Rp5 per saham dari laba tahun buku 2025. Nilai dividen meningkat selama tiga tahun berturut-turut.

{{caption}}
GMF Buka Peluang Bagikan Dividen Tahun Depan

GMF membuka peluang kembali membagikan dividen setelah kinerja keuangan membaik. Perseroan kini fokus menyelesaikan proses kuasi reorganisasi.

{{caption}}
PT Wilmar Cahaya Indonesia Sebar Dividen Tunai Rp150 per Saham, Total Rp89,2 Miliar

Sebagian laba akan dibagikan kepada pemegang saham, sementara sisanya akan memperkuat posisi keuangan perusahaan.

{{caption}}
Arkadia Digital Media Raup Laba Bersih Rp1,7 Miliar Sepanjang Tahun 2025

Kenaikan laba bersih didapat Perseroan berkat manajemen yang baik, terutama dengan optimalisasi pendapatan yang minim cost produksi.

{{caption}}
RUPST Summarecon Putuskan Sebar Dividen Rp82,54 Miliar

Dividen tersebut berasal dari laba bersih perseroan tahun buku 2025 yang mencapai Rp1,20 triliun.

{{caption}}
Strategi MPM Group di Tengah Dinamisnya Industri Otomotif, Termasuk Ekspansi ke Timor Leste

Pada segmen bisnis distribusi dan ritel sepeda motor, MPMulia dan MPMMotor berfokus pada penguatan posisi pasar melalui peningkatan kualitas penjualan.

{{caption}}
BI Rate Naik, Bank Mestika Fokus Perbesar Dana Murah untuk Jaga NIM di Level 5%

Perseroan memilih memperkuat penghimpunan dana murah atau current account savings account (CASA) sebagai strategi utama untuk menjaga efisiensi biaya.

{{caption}}
Emiten Ini Raup Untung dari Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Investor Relation GOLF, Ravenal Arvense menjelaskan bahwa depresiasi rupiah tidak selalu menjadi sentimen negatif bagi perusahaan.