Demo Mahasiswa Usai, Jalan Merdeka Selatan Kembali Dibuka untuk Umum
Dari pantauan di lokasi, demo mahasiswa berakhir sekitar pukul 19.15 WIB.
Arus lalu lintas di Jalan Merdeka Selatan kembali dibuka normal setelah aksi demonstrasi mahasisa berakhir sekitar pukul 19.15 WIB, Senin, (15/6/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, barikade yang sebelumnya dipasang ke arah patung kuda maupun sebaliknya telah disingkirkan. Massa pun berangsung pergi meninggalkan lokasi aksi demonstrasi.
Kendaraan dari arah Tugu Tani menuju Patung Kuda maupun sebaliknya sudah dapat melintas kembali.
Arus kendaraan yang sempat tersendat akibat penutupan jalan perlahan kembali lancar, meski sesekali masih terjadi kepadatan karena tingginya volume kendaraan pada jam pulang kerja.
Massa Bergerak Secara Konvoi
Sebelumnya, Jalan Medan Merdeka Selatan ditutup sementara oleh kepolisian karena aksi demonstrasi oleh sejumlah mahasiswa yang digelar di jalan tersebut. Penutupan dilakukan di kedua arah dan sejumlah rute transportasi umum maupun pribadi turut dialihkan selama aksi berlangsung.
Massa bergerak secara konvoi mulai dari Kampus UBK di Jalan Kimia, melewati kawasan Tugu Tani, hingga akhirnya memasuki kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan.
Namun, langkah konvoi ratusan mahasiswa tersebut tidak berjalan mulus menuju titik utama aksi. Sesampainya di depan Gedung Menara BSI (Bank Syariah Indonesia) Tower, pergerakan massa langsung diadang oleh barikade pagar besi kokoh yang sengaja dipasang aparat keamanan untuk menutup akses jalan total ke arah kawasan Patung Kuda.
Akibat penghadangan tersebut, massa mahasiswa terpaksa tertahan di Jalan Medan Merdeka Selatan tepat di depan Gedung BSI Tower yang mengarah ke Patung Kuda.
Arus Lalu Lintas Dialihkan
Di titik pembatasan tersebut, para mahasiswa langsung merapatkan barisan dan bergantian melakukan orasi di atas mobil komando untuk menyampaikan kritik tajam terhadap kinerja pemerintah saat ini yang mereka nilai sangat buruk.
Di sela-sela penyampaian tuntutan, orator perwakilan mahasiswa berkali-kali meminta dengan tegas agar aparat kepolisian yang berjaga di lokasi bersedia membuka barikade pagar besi tersebut.
Massa mendesak agar diberikan akses jalan agar mereka tetap bisa menggelar aksi unjuk rasa dan menyampaikan aspirasi secara langsung di depan kawasan Patung Kuda.
"Kami minta aparat membuka jalan bagi kami agar bisa tetap orasi di depan Patung Kuda menyampaikan aspirasi," teriak salah satu orator dari atas mobil komando di tengah kerumunan mahasiswa.
Dampak dari adanya aksi unjuk rasa dan penutupan jalan di titik tersebut, arus lalu lintas di sekitar lokasi mengalami pengalihan. Pihak kepolisian terpaksa menutup total arus jalan dari arah Patung Kuda yang hendak menuju ke arah Stasiun Gambir demi menjaga kondusivitas serta keamanan di sekitar area demonstrasi.