Massa mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) dihadang petugas kepolisian di jalan Sudirman, Jakarta, Senin (15/06/2026). (merdeka.com/ arie basuki)
ADVERTISEMENT
Massa mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menggelar aksi demonstrasi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (15/6/2026). Dalam aksi tersebut, massa sempat dihadang petugas kepolisian yang melakukan pengamanan serta rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi.
Aksi ini membawa 20 tuntutan yang terdiri dari 11 tuntutan mendesak dan 9 tuntutan umum. Secara garis besar, tuntutan tersebut mencakup persoalan ekonomi, ketenagakerjaan, pendidikan, pengelolaan anggaran negara, evaluasi sejumlah kebijakan pemerintah, hingga isu agraria dan hak masyarakat.
Mahasiswa juga menyampaikan tuntutan terkait penolakan kenaikan harga kebutuhan pokok dan PHK, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik dan buruh, transparansi lembaga negara, serta evaluasi sejumlah kebijakan yang dinilai berdampak pada masyarakat.
Massa mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) dihadang petugas kepolisian di jalan Sudirman, Jakarta, Senin (15/06/2026). merdeka.com/ arie basukiMassa mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) saat melakukan aksi di jalan Sudirman, Jakarta, Senin (15/06/2026). merdeka.com/ arie basukiMassa mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) saat melakukan aksi di jalan Sudirman, Jakarta, Senin (15/06/2026). merdeka.com/ arie basukiMassa mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) dihadang petugas kepolisian di jalan Sudirman, Jakarta, Senin (15/06/2026). merdeka.com/ arie basukiMassa mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) dihadang petugas kepolisian di jalan Sudirman, Jakarta, Senin (15/06/2026). merdeka.com/ arie basukiMassa mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) dihadang petugas kepolisian di jalan Sudirman, Jakarta, Senin (15/06/2026). merdeka.com/ arie basuki
Awalnya, rencana aksi hanya difokuskan di area Monas dan Bundaran HI. Namun, rencana tersebut mengalami perubahan dengan menambahkan tujuan baru ke gedung DPR.
Peringatan Aksi Hardiknas Makassar pada 2 Mei 2026 terpantau kondusif meski diwarnai kritik mahasiswa terhadap komersialisasi pendidikan dan tuntutan pendidikan gratis.