Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Berakhir, Arus Lalu Lintas Kembali Lancar
Setelah menyampaikan aspirasi melalui orasi dan membawa sejumlah tuntutan, massa aksi mulai membubarkan diri sekitar pukul 18.00 WIB.
Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Kantor DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, berakhir pada Kamis (11/6). Setelah menyampaikan aspirasi melalui orasi dan membawa sejumlah tuntutan, massa aksi mulai membubarkan diri sekitar pukul 18.00 WIB dengan situasi yang terpantau berlangsung tertib.
Mahasiswa membubarkan diri dengan tertib. Setelah membubarkan diri, arus lalu lintas di Jalan Diponegoro pun kembali dibuka. Namun, meskipun sudah bubar dan arus lalu lintas kembali dibuka, polisi masih berjaga di sekitar gedung dewan.
"Berkumpul, berkumpul. Hidup mahasiswa," kata salah seorang orator melalui alat pengeras suara sambil membubarkan diri.
2.300 Personel Dikerahkan
Kapolrestabes Bandung, Kombes Dedi Supriyadi, mengatakan total terdapat 2.300 personel yang telah dikerahkan untuk mengamankan demo. Personel dibagi ke beberapa titik tak hanya di gedung dewan. Dipastikan, demi hari ini berlangsung tertib.
"Tidak hanya di Gedung DPR, tetapi di titik-titik yang strategis tertentu dijaga," ujar dia.
Sebelumnya, terdapat sejumlah tuntutan yang disuarakan dalam demo itu. Tuntutan yang pertama yaitu mendesak pemerintah segera mewujudkan reforma agraria.
Kemudian, tuntutan yang selanjutnya yaitu mendesak agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan karena banyak dampak negatifnya. Selain itu, mereka mendesak agar pemerintah segera menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Pendidikan Gratis
Lalu, tuntutan yang selanjutnya yaitu soal pendidikan gratis. Mereka menilai pendidikan belum menyentuh semua elemen masyarakat. Masih banyak elemen masyarakat terutama dari kalangan menengah ke bawah yang sulit mendapatkan pendidikan.
Terakhir, pedemo mendesak agar Presiden, Prabowo Subianto, dan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka turun dan memberi penjelasan ke publik berbagai persoalan yang terjadi.