Haji Bengkulu Wafat di Tanah Suci, Jemaah Ketiga Asal Provinsi Bengkulu yang Berpulang
Kabar duka menyelimuti jemaah haji asal Bengkulu. Seorang jemaah haji Bengkulu wafat di Jeddah setelah dirawat intensif, menjadi yang ketiga berpulang di Tanah Suci.
Berita duka menyelimuti jemaah haji asal Provinsi Bengkulu. Seorang jemaah haji atas nama Umi Kasnini Rasyid Dersai wafat di Tanah Suci. Almarhumah tergabung dalam Kloter PDG 03 dan meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Penanggung Jawab Program Kesehatan Haji Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Kurniawan Arianto Abdul Gani, mengonfirmasi kabar duka ini. Umi Kasnini berpulang di Ruang Intensive Care Unit RSAS Jeddani Hospital Jeddah pada 12 Juni 2026 pukul 00.30 Waktu Arab Saudi. Pemakaman almarhumah telah dilaksanakan di Pemakaman Dahban, Kota Jeddah, Arab Saudi.
Kematian Umi Kasnini Rasyid Dersai ini menandai jemaah ketiga asal Provinsi Bengkulu yang meninggal dunia di Tanah Suci selama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Insiden ini menambah daftar duka bagi keluarga dan masyarakat Bengkulu yang menanti kepulangan para jemaah.
Kondisi Terkini Jemaah Haji Bengkulu Pasca Kepulangan
Hampir seluruh jemaah haji asal Provinsi Bengkulu telah kembali ke Tanah Air. Mereka kini berada di kampung halaman masing-masing setelah menunaikan ibadah haji. Dinas kesehatan terus memantau ketat kondisi kesehatan para jemaah haji yang sudah tiba di Bengkulu.
Pemantauan khusus juga diberikan kepada Kasmid Kasan, seorang jemaah haji berusia 80 tahun asal Kabupaten Kaur, yang tergabung dalam Kloter PDG 07. Kondisi kesehatannya menjadi perhatian setelah kepulangannya. Pihak kesehatan terus memastikan jemaah mendapatkan penanganan yang diperlukan.
Setibanya di Bandara Internasional Minangkabau pada 11 Juni 2026, Kasmid sempat dirujuk ke Instalasi Gawat Darurat RSUP M Djamil Padang. Penanganan medis lanjutan diperlukan untuk memastikan kondisi kesehatannya stabil. Ini merupakan langkah antisipasi dari tim kesehatan.
Meskipun demikian, Kasmid Kasan memutuskan untuk pulang atas permintaan sendiri. Selanjutnya, ia dibawa menuju Bengkulu menggunakan ambulans. Keputusan ini menunjukkan keinginan kuat jemaah untuk segera kembali berkumpul dengan keluarga di kampung halaman.
Penanganan Medis dan Koordinasi Kesehatan Jemaah
Setelah tiba di Asrama Haji Debarkasi Antara Bengkulu, tim kesehatan segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap Kasmid Kasan. Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi pasien cukup stabil, meskipun masih dalam keadaan lemah. Tim terus memberikan perhatian penuh.
Pihak kesehatan haji telah memberikan advokasi dan menganjurkan agar pasien dirujuk ke UGD RSUD M. Yunus Bengkulu. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih komprehensif. Namun, keluarga memutuskan untuk membawa Kasmid kembali ke Kabupaten Kaur.
Serah terima jemaah telah dilakukan secara resmi oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Provinsi Bengkulu bersama instansi terkait. Penyerahan ini melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur dan Kementerian Agama Kabupaten Kaur. Proses ini dilakukan sebelum Kasmid diberangkatkan ke kediamannya.
Kurniawan Arianto Abdul Gani mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan seluruh jemaah haji Provinsi Bengkulu. Doa dipanjatkan agar mereka senantiasa sehat dan mendapatkan perlindungan. Semoga semua jemaah mendapatkan haji mabrur dan kembali dengan selamat.
Sumber: AntaraNews